Menjaga Otak Tetap Tajam, Lakukan Tujuh Hal Ini

Ilustrasi. (Foto: Hellosehat)
Medan, MISTAR.ID - Pikun atau penurunan daya ingat kerap dianggap sebagai bagian yang wajar dari proses penuaan. Namun, sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif.
Meski belum ada cara yang dapat memastikan seseorang terbebas dari pikun atau demensia, pola hidup sehat berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Karena itu, membangun rutinitas yang mendukung kesehatan otak sejak dini menjadi hal yang penting.
Berikut tujuh kebiasaan yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga otak tetap tajam:
1. Rutin bergerak setiap hari
Aktivitas fisik dapat membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Aliran darah yang baik berperan dalam menjaga daya ingat dan kemampuan berkonsentrasi.
Olahraga tidak harus berat. Jalan cepat, bersepeda hingga naik turun tangga dapat menjadi pilihan. Orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit dalam sepekan.
2. Tetap melatih otak
Selain tubuh, otak juga perlu terus dirangsang agar tetap aktif. Membaca, mengisi teka-teki silang, bermain gim strategi atau mempelajari keterampilan baru dapat membantu merangsang kemampuan kognitif.
Aktivitas yang membuat seseorang berpikir dan memecahkan masalah dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk menjaga fungsi otak.
3. Konsumsi makanan yang baik untuk otak
Pola makan juga berpengaruh terhadap kesehatan otak. Konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh serta sumber protein rendah lemak seperti ikan, kacang-kacangan dan ayam tanpa kulit dapat menjadi pilihan.
Makanan tersebut membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mendukung fungsi sistem saraf. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu daya ingat dan fungsi kognitif.
4. Tidur yang cukup
Tidur merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan otak. Saat tidur, otak memproses informasi dan membantu menyimpan memori.
Kurang tidur secara terus-menerus dapat memengaruhi kemampuan berpikir dan konsentrasi. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga delapan jam tidur setiap malam.
Untuk mendapatkan tidur berkualitas, jadwal tidur dapat dibuat lebih konsisten dan penggunaan gawai menjelang waktu tidur dikurangi.
5. Menjaga hubungan sosial
Interaksi dengan keluarga, teman maupun komunitas dapat membantu menjaga otak tetap aktif. Percakapan dan berbagai kegiatan sosial melibatkan kemampuan mengingat, memperhatikan serta berpikir.
Karena itu, menjaga hubungan sosial dapat dilakukan dengan rutin bertemu orang terdekat, mengikuti kegiatan komunitas atau sekadar mengobrol dengan keluarga dan teman.
6. Meluangkan waktu bersama hewan peliharaan
Memelihara hewan juga dapat menjadi salah satu aktivitas yang mendukung kesehatan mental dan otak. Memberi makan, mengajak berjalan atau bermain bersama hewan peliharaan membuat seseorang tetap aktif secara fisik dan emosional.
Aktivitas tersebut juga dapat membantu mengurangi stres serta membuat rutinitas harian lebih teratur.
7. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh
Dehidrasi dapat memengaruhi kemampuan otak dalam bekerja secara optimal. Tubuh membutuhkan air untuk membantu sirkulasi darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak.
Karena itu, biasakan minum air secara cukup sepanjang hari dan jangan hanya menunggu hingga merasa haus. (hm25/CNN Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Pakar: Olahraga Intens Bisa Bikin Organ Intim Pria Lebih Kecil

















