Skandal Lama Terbongkar Lagi: Eks Penasihat Netanyahu Ungkap Perselingkuhan dengan PM Israel

Mantan penasihat strategi Benjamin Netanyahu, Dr. Ruth Bar, mengakhiri kebungkamannya selama 33 tahun sejak pengakuan skandal perselingkuhan di televisi nasional pada tahun 1993.(Foto: Instagram.com/the truth international)
Tel Aviv, MISTAR.ID (13/9/2026) - Skandal perselingkuhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan publik. Mantan penasihat strategisnya, Dr. Ruth Bar, akhirnya buka suara setelah lebih dari 30 tahun bungkam.
Ruth untuk pertama kalinya berbicara ke publik sejak Netanyahu mengakui perselingkuhan mereka di televisi nasional pada 1993. Saat itu Netanyahu tengah mengikuti pemilihan pendahuluan kepemimpinan partai Likud.
Tiba-tiba seorang penelepon anonim menelepon rumahnya dan mengancam istrinya, Sara, yang mengangkat telepon. Si penelepon mengancam akan merilis rekaman perselingkuhan jika Netanyahu tidak mundur dari pencalonan.
Untuk menyelamatkan kampanyenya, Netanyahu memilih buka kartu lebih dulu. Ia bergegas ke studio Channel 1 dan mengakui perselingkuhannya secara langsung di siaran televisi.
Namun menurut Ruth, ia baru mengetahui rencana Netanyahu membeberkan skandal itu beberapa saat sebelum siaran dimulai. Hal itu disampaikannya kepada jurnalis Ben Caspit dari situs berita Maariv.
Dalam siaran berita Channel 12, Jumat (11/9/2026) malam, Caspit mengungkap bahwa sebenarnya tidak pernah ada rekaman kejadian tersebut.
Caspit juga mencatat, baik pernikahan Netanyahu maupun karier Ruth tidak hancur akibat skandal itu. Netanyahu kemudian terpilih menjadi perdana menteri pada 1996.
Sementara Ruth Bar berhasil menjaga identitasnya tetap anonim selama bertahun-tahun. Ia meniti karier sebagai psikolog dan konsultan strategis.
Kini ia akan segera menerbitkan buku berjudul Moah Tahat Hashpa'ah atau Otak di Bawah Pengaruh, yang membahas mekanisme pengambilan keputusan dan strategi pencitraan.
Menurut Caspit, hubungan Ruth dengan Netanyahu berlangsung selama beberapa tahun. Namun setelah skandal itu terbongkar ke publik, Ruth langsung dikeluarkan dari lingkaran dalam Perdana Menteri. (CNN/hm02)




































