Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Puluhan Tembakan Terdengar di Dekat Gedung Putih Amerika Serikat

Mistar.idMinggu, 24 Mei 2026 pukul 09.25 WIB
puluhan_tembakan_terdengar_di_dekat_gedung_putih_amerika_serikat

Kompleks Gedung Putih Amerika Serikat lockdown usai terdengar 20 hingga 30 tembakan. (Foto: Istimewa)

news_banner

Washington DC, MISTAR.ID

Puluhan suara tembakan terdengar di dekat White House, Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat. Insiden tersebut membuat aparat keamanan langsung menutup akses menuju pusat pemerintahan Amerika Serikat itu.

Saat kejadian berlangsung, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sedang berada di Gedung Putih untuk melakukan negosiasi terkait kesepakatan dengan Iran.

Sesaat setelah suara penembakan terdengar, polisi bersama pasukan keamanan memperketat penjagaan di sekitar Gedung Putih. Pasukan Garda Nasional juga dilaporkan menghalangi wartawan memasuki area pusat kota Washington DC.

Direktur Federal Bureau of Investigation, Kash Patel, mengatakan FBI turut berada di lokasi untuk membantu penanganan insiden.

“FBI berada di lokasi kejadian dan mendukung Dinas Rahasia yang menanggapi penembakan di dekat halaman Gedung Putih,” kata Patel melalui media sosial seperti dikutip AFP.

Seorang turis asal Kanada, Reid Adrian, mengaku berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi. Ia mengatakan awalnya suara tersebut terdengar seperti kembang api.

“Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, dan kemudian semua orang mulai berlari,” ujarnya kepada AFP.

Sementara itu, sejumlah jurnalis yang berada di halaman utara Gedung Putih mengaku diperintahkan berlari dan berlindung ke ruang media setelah suara tembakan terdengar.

Koresponden ABC News, Selina Wang, yang saat itu sedang merekam video untuk media sosial, juga sempat menangkap suara tembakan sebelum merunduk ke tanah.

“Terdengar seperti puluhan tembakan,” tulisnya di media sosial X.

Hingga kini, pihak United States Secret Service menyatakan masih mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

Donald Trump diketahui telah beberapa kali menjadi target dugaan percobaan pembunuhan. Insiden terbaru sebelumnya terjadi pada 25 April lalu ketika seorang pria bersenjata menyerbu pos pemeriksaan keamanan dekat ruang pertemuan tempat Trump menghadiri acara gala media. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN