Friday, June 26, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Italia Bantah Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran

Mistar.idJumat, 26 Juni 2026 pukul 12.12 WIB
italia_bantah_terlibat_operasi_militer_as_terhadap_iran

Ilustrasi - bendera Italia. (Foto: Anadolu)

news_banner

Roma, MISTAR.ID - Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia Antonio Tajani menegaskan negaranya tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran dan tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk menyerang Republik Islam tersebut. Hal ini diungkapkannya melalui akun X pada Kamis (26/6/2026).

Tajani menyampaikan penegasan itu kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Ia menekankan Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat.

Melansir dari Antara, pernyataan Tajani muncul sebagai tanggapan atas klaim Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang sebelumnya mengatakan kepada Fox News bahwa Amerika Serikat melakukan sekitar 500 penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi terhadap Iran.

Selain membantah keterlibatan negaranya, Tajani juga meminta Iran memulihkan sepenuhnya kebebasan pelayaran di Selat Hormuz guna menjamin kelancaran perjalanan kapal-kapal kargo Italia.

Ia menambahkan, pembukaan kembali Kedutaan Besar Italia di Teheran menjadi sinyal penting untuk mendorong dialog serta memulihkan hubungan ekonomi dan budaya antara kedua negara.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyebut Italia dan Rumania sebagai negara yang disebut-sebut Mark Rutte ikut serta dalam "agresi terhadap Iran". Menurut Baghaei, kedua negara bersama sejumlah negara Eropa lainnya yang mendukung tindakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran harus memberikan penjelasan kepada warga negaranya maupun komunitas internasional terkait sikap tersebut.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Italia menyatakan pernyataan Rutte merupakan informasi yang menyesatkan. Kementerian menjelaskan, selama operasi terhadap Iran, aktivitas yang diizinkan dari pangkalan militer Amerika Serikat di Italia hanya berupa penerbangan teknis dan logistik. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN