Friday, June 26, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela 235 Orang

Mistar.idJumat, 26 Juni 2026 pukul 09.27 WIB
korban_tewas_akibat_gempa_di_venezuela_235_orang

Korban meninggal dunia akibat gempa di Venezuela terus bertambah. (Foto: Reuters/Leonardo Fernandez Viloria)

news_banner

Caracas, MISTAR.ID - Korban meninggal dunia akibat gempa kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam tercatat 235 orang hingga Jumat (26/6/2026).

Selain korban jiwa, Kementerian Kesehatan Venezuela mencatat lebih dari 1.500 orang mengalami luka-luka.

Hingga saat ini, tim pencarian dan pertolongan (SAR), aparat kepolisian, militer, serta warga sipil terus berpacu dengan waktu guna menyelamatkan para korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan gedung.

Berdasarkan data Survei Geologi AS (USGS), gempa pertama berkekuatan M 7,2 mengguncang wilayah sekitar 160 kilometer sebelah barat ibu kota Caracas, yang kemudian disusul oleh gempa kedua bermagnitudo M 7,5 kurang dari satu menit setelahnya. USGS mencatat getaran ini sebagai gempa terkuat yang melanda Venezuela sejak tahun 1900.

Dampak kerusakan dilaporkan sangat masif. Setidaknya delapan rumah sakit, markas besar Palang Merah Venezuela, hingga Kedutaan Besar Prancis termasuk dalam daftar bangunan yang mengalami kerusakan parah.

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengonfirmasi bahwa sekitar 70.000 keluarga di negara bagian La Guaira terdampak langsung oleh bencana ini. La Guaira, wilayah pesisir yang menjadi lokasi bandara utama ibu kota, menjadi salah satu daerah dengan kerusakan paling parah.

"(Wilayah) ini menjadi zona bencana," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez. Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk mengerahkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi.

Akibat bencana ini, pasokan listrik di beberapa bagian negara bagian dilaporkan masih padam. Bandara Caracas juga terpaksa ditutup total setelah mengalami kerusakan struktural, di mana sejumlah video yang beredar memperlihatkan kepanikan warga saat panel langit-langit bandara runtuh.

Meski petugas darurat dan sukarelawan terus melakukan pencarian hingga larut malam, sejumlah warga di beberapa lokasi terdampak mengeluhkan lambatnya kedatangan bantuan resmi dari pemerintah. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN