Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Warga Temukan Kerangka Manusia di Tapsel, Diduga Korban Banjir

Mistar.idSelasa, 10 Maret 2026 pukul 11.23 WIB
warga_temukan_kerangka_manusia_di_tapsel_diduga_korban_banjir

Lokasi penemuan kerangka manusia di wilayah Batang Toru, Tapanuli Selatan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Tapsel, MISTAR.ID

Warga yang bermukim di pinggiran Sungai Garoga, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendadak heboh. Pasalnya, seorang warga yang saat itu berada di lokasi menemukan kerangka manusia yang tertimpa dalam tumpukan kayu yang terbawa arus sungai.

Video penemuan itu pun mendadak viral di media sosial. Setelah ditelusuri, tulang belulang manusia tersebut diduga merupakan korban banjir yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.

Dari informasi yang dihimpun Mistar, kerangka tersebut ditemukan di sekitar lahan kebun sawit milik warga yang berada di pinggiran Sungai Batang Toru pada Jumat (6/3/2026).

Hamzah Siregar, salah seorang warga yang saat itu berada di lokasi, mengatakan kerangka manusia tersebut diduga merupakan ibunya yang bernama Tiarma Sitompul, 55 tahun, warga Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat banjir bandang pada November 2025 lalu.

Dari keterangan keluarga, identifikasi awal dilakukan melalui ciri susunan gigi bagian bawah korban. Selain itu, beberapa minggu setelah bencana banjir terjadi, tas milik korban juga pernah ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan kerangka tersebut.

Kapolsek Batang Toru, Penggar Marinus Siboro, turut membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga dan ciri-ciri yang dikenali, kerangka tersebut diduga milik Tiarma Sitompul yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir Garoga. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari para saksi.

“Informasi seperti itu, dari bukti-bukti awal memang mengarah ke sana. Namun demikian, kami tetap melakukan pendataan lebih lanjut,” ujar Penggar dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Selasa (10/3/2026).

Penggar menambahkan, saat ini jasad korban telah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Aek Ngadol untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Bontor Desmonth Sitorus, mengatakan pihaknya tetap melakukan langkah-langkah prosedural dalam penanganan temuan tersebut.

“Personel telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban, serta pemeriksaan terhadap para saksi,” jelas Bontor singkat. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN