Sempat Hanyut hingga ke Thailand, Begini Nasib Empat ABK KMN Teratai Asal Langkat

Empat nelayan asal Langkat yang sempat hanyut ke Thailand menjalani pemeriksaan kesehatan. (Foto: Istimewa/Mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Empat Anak Buah Kapal (ABK) KMN Teratai GT 6 asal Kabupaten Langkat akhirnya kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat setelah sempat hanyut selama lima hari dan terdampar di wilayah Thailand akibat kerusakan mesin saat melaut di Selat Malaka.
Kepulangan keempat ABK itu berlangsung pada Rabu (17/6/2026) setelah melalui proses koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat Thailand dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, mengatakan keempat ABK yang kembali ke Tanah Air adalah M Nur Islam, 25 tahun, Ibrahim Saleh, 26 tahun, Rahmad Nidayat, 48 tahun, dan M Yusuf, 56 tahun, seluruhnya warga Kabupaten Langkat.
Selama berada di Thailand, para ABK menjalani pemeriksaan oleh aparat setempat serta memperoleh bantuan kebutuhan dasar. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan keselamatan awak kapal dan kelanjutan pelayaran KMN Teratai menuju Indonesia.
"KMN Teratai akhirnya dapat melanjutkan pelayaran dan bertolak meninggalkan Kepulauan Ko Sarai menuju Perairan Pangkalan Brandan," kata Wahyu dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Setibanya di Pangkalan Brandan, personel Pos TNI AL setempat melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap awak kapal maupun kondisi kapal. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ABK dalam keadaan sehat.
Sebelumnya, KMN Teratai GT 6 yang berangkat melaut dari Pangkalan Brandan mengalami kerusakan mesin di kawasan Selat Malaka pada Minggu (7/6/2026). Kerusakan tersebut membuat kapal kehilangan kemampuan bermanuver dan hanyut terbawa arus selama lima hari.
Kapal kemudian melewati perairan Malaysia sebelum akhirnya masuk ke wilayah Thailand. Dalam situasi darurat tersebut, dua ABK lainnya memilih menyelamatkan diri menggunakan perahu fiber ke wilayah Malaysia dan telah lebih dulu kembali ke Indonesia pada Minggu (14/6/2026). (hm20)





















