Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Remaja 16 Tahun Jadi Korban Bacokan Saat Tawuran di Medan Tembung, Dikejar Komplotan Tak Dikenal

Mistar.idMinggu, 28 Juni 2026 pukul 15.42 WIB
remaja_16_tahun_jadi_korban_bacokan_saat_tawuran_di_medan_tembung_dikejar_komplotan_tak_dikenal

Korban saat mendapat perawatan di klinik akibat luka yang dialaminya. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID (28/6/2026) - Aksi tawuran yang kerap terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Tembung kembali memakan korban. Seorang remaja berusia 16 tahun, Januar Lubis, menjadi korban pembacokan saat melintas di lokasi kejadian. Akibatnya, remaja yang tinggal di Perumnas Mandala itu mengalami luka bacok di bagian paha dan punggung.

Menurut salah seorang kerabat korban yang tidak ingin namanya dicantumkan, peristiwa tersebut terjadi di Simpang Rajawali, Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan, Minggu (28/6/2026) dini hari.

Sebelum insiden itu terjadi, Januar diketahui baru saja pulang dari menghadiri pesta di Belibis, Rayon III. Setelah itu, ia mendatangi rumah temannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Dia sempat meminjam motor temannya untuk membeli rokok. Di situ dia kena bacok,” ucapnya, Minggu (28/6/2026) sore.

Dikatakan pria tersebut, peristiwa pembacokan itu terjadi begitu cepat. Saat Januar melintas di Simpang Rajawali, ia mengaku dikejar oleh salah satu komplotan.

“Dia tidak tahu ada tawuran di situ. Jadi saat melintas mau beli rokok, tiba-tiba dikejar dan dibacok. Lalu diberitahu ke temannya yang punya motor. Kemudian temannya itu memberitahu pihak keluarga Januar,” lanjutnya.

Akibatnya, Januar mengalami luka bacok di paha dan punggung. Ia pun terpaksa mendapatkan perawatan medis di klinik sekitar lokasi kejadian.

“Memang hampir tiap hari tawuran di situ. Selalu ada saja korbannya, kadang warga sekitar, kadang orang yang melintas,” ungkapnya.

Pria yang mengaku masih kerabat dekat Januar itu berharap petugas rutin melakukan patroli di kawasan tersebut.

“Kalau bisa rutin patroli supaya tidak ada lagi korban salah sasaran seperti ini,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN