Polisi Buru Pelaku Penyerangan dan Penembakan Karyawan Gudang di Tanjung Morawa

Lokasi gudang pabrik batok yang diolah menjadi bubuk dupa di Tanjung Morawa. (Foto: Sembiring/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID – Pelaku penyerangan dan penembakan karyawan gudang pabrik batok kelapa yang digiling menjadi bubuk dupa milik PT Mitra Miling di Gang Sawi, Jalan Industri, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa (11/8/2026) siang, masih diburu polisi.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik menyebut pihaknya kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku melakukan penyerangan terhadap korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini," ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Dalam peristiwa tersebut, dua orang korban mengalami luka tembak. Hingga kini, keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Columbia Medan dan Rumah Sakit Jagar Sing, Tanjung Morawa.
Kedua korban tersebut yakni Anton Wijaya (41), yang tertembak di bagian punggung, dan Fandi Fong (67), yang mengalami luka tembak di lengan.
Informasi sementara menyebutkan adanya perselisihan antara warga yang sedang mencari rumput di depan gudang dengan dua orang pelaku penyerangan. Namun, warga mencurigai adanya motif dendam antara pelaku dan korban hingga berujung pada penyerangan yang diduga telah direncanakan.
Sebelumnya diberitakan, penyerangan oleh sejumlah pria bersebo ke pabrik batok tersebut mengejutkan warga sekitar karena dilakukan pada siang bolong.
Dalam peristiwa itu, dua orang mengalami luka tembak dan bacokan senjata tajam. Satu mobil dan dua unit truk juga dirusak pelaku.
Salah seorang saksi mata, Tugiman, mengatakan sekitar pukul 11.30 WIB pelaku datang menggunakan sepeda motor dan masuk ke dalam gudang sambil mengeluarkan tembakan hingga mengenai kedua korban. Sementara beberapa orang lainnya mengalami luka bacok senjata tajam dan sebagian lainnya berlarian menyelamatkan diri.
"Tiba-tiba ada orang masuk bawa tembak dan parang, langsung melakukan penyerangan. Pelaku melepaskan tembakan membabi buta, kami berlarian menyelamatkan diri. Ada tiga mobil ditembaki sampai kacanya pecah," kata Tugiman.
PREVIOUS ARTICLE
Pod Getar Beredar di Binjai, Dua Orang Ditangkap




















