Ngaku Dipukul Oknum TNI, Handoyo Ungkap Detik-detik Keributan di Medan Barat

Handoyo, saat menceritakan peristiwa pengeroyokan yang dialaminya dan keluarga. (foto:putra/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Handoyo, suami dari A, salah satu pihak yang terlibat keributan di Jalan Karya, Medan Barat, mengungkap kronologi dirinya diduga dipukul oleh oknum TNI saat insiden yang terjadi di rumah orang tuanya beberapa waktu lalu.
Peristiwa itu bermula ketika Handoyo berada di dalam rumah dan berteriak meminta pertolongan di depan pintu. Ia mengaku berteriak karena situasi saat itu tidak kondusif.
“Waktu itu kami teriak minta tolong di depan pintu, teriak sekencang-kencangnya. Tapi tiba-tiba dari belakang oknum TNI ini menyikut saya. Kena di pelipis dan saya jatuh ke kursi,” ucap Handoyo, Selasa (20/1/2026).
Tak berhenti sampai di situ, pria 33 tahun itu menyebut kekerasan kembali terjadi saat ia hendak masuk ke kamar. Ketika itu, kembarannya, Handoko, sempat membentangkan tangan untuk menghalangi pihak lain agar situasi tidak semakin ricuh.
“Pas mau masuk kamar, tangan abang saya merentang mau menghalangi. Saya kebetulan di belakangnya. Tiba-tiba tentara itu datang, masuk ke kamar dengan tangan mengepal, lalu mukul lagi. Di situ kena pipi samping,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, Handoyo mengaku mengalami rasa sakit di bagian wajah.
“Ini masih agak-agak sakit,” katanya sembari menunjuk ke arah wajahnya.
Handoyo mengungkapkan, oknum TNI yang diduga memukulnya merupakan abang iparnya sendiri. Oknum itu diketahui berinisial HI.
“Dia itu abang dari istri saya. Jadi ipar saya sendiri,” ucapnya.
Selain oknum TNI, Handoyo juga menyebut ada seorang anggota Polri yang turut berada di lokasi kejadian.
“Kalau yang polisi inisialnya HA. Dia bintara, tugas di Polsek Medan Kota. Kalau yang TNI inisialnya HI,” katanya.
Ia menambahkan, kedatangan keluarga pihak istrinya ke rumah itu atas undangannya sendiri. Ia bermaksud mendamaikan atas tudingan yang diterima orang tuanya.
“Yang datang itu keluarga dari istri saya. Cuma saya yang mengundang, maksudnya untuk bantu ibu,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial dugaan aksi pengeroyokan menimpa satu keluarga di Jalan Karya, Karang Berombak, Medan Barat, Kamis (8/1/2026) malam.
Dalam peristiwa tersebut diduga terdapat satu oknum anggota Polri dan satu oknum anggota TNI. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Video Pria Diduga Hisap Sabu di Sibiru-biru Viral





















