Saturday, June 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kasus Tewasnya Jaka Janes Malau, IPK Sumut Copot Ketua Pematangsiantar

Mistar.idSabtu, 20 Juni 2026 12.22
AN
AS
kasus_tewasnya_jaka_janes_malau_ipk_sumut_copot_ketua_pematangsiantar

Sekretaris DPD IPK Sumut, Darwin Lubis. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya Sumatera Utara (DPD IPK Sumut) menonaktifkan Ketua DPD IPK Kota Pematangsiantar menyusul viralnya kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Jaka Janes Malau.

Langkah tersebut diambil sebagai respons organisasi atas dugaan keterlibatan oknum anggota yang disebut menggunakan atribut IPK dalam peristiwa tersebut.

Hal ini diketahui dari Ketua DPD IPK Sumut, Bastian Panggabean, melalui Sekretaris Darwin Lubis, yang secara resmi menyampaikan sikap organisasi pada Jumat (19/6/2026) malam.

Dalam video klarifikasi resminya, Darwin Lubis menegaskan IPK Sumut sangat menyesalkan dan mengutuk keras aksi main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

"Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut, di mana tindakan main hakim sendiri yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang. Apalagi para pelaku membawa atribut dan logo organisasi Ikatan Pemuda Karya," ujar Darwin Lubis.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan komitmen menjaga integritas organisasi, IPK Sumut langsung mengambil langkah tegas. Jabatan Ketua DPD IPK Kota Pematangsiantar resmi dinonaktifkan.

"Untuk sementara kami sudah menonaktifkan Ketua DPD IPK Kota Pematangsiantar (Rony Jou Raja Simbolon)," tegas Darwin.

Selain memberikan sanksi internal, IPK Sumut menyatakan sikap tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia. Mereka menegaskan tidak akan melindungi oknum anggota yang terbukti melanggar hukum dan memberikan dukungan penuh kepada Polres Pematangsiantar.

IPK Sumut meminta seluruh pihak untuk menghormati proses penyidikan yang sedang berjalan dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

"Kami mendukung penuh proses hukum yang dilakukan Polres Pematangsiantar dan berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," lanjutnya.

Di akhir keterangannya, Darwin yang mewakili seluruh jajaran IPK Sumut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada pihak keluarga Jaka Janes Malau atas insiden berdarah tersebut.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini," ucap Darwin.

Hingga saat ini, gelombang kecaman dari netizen dan masyarakat luas masih terus mengalir di media sosial. Publik mendesak pihak kepolisian agar bergerak cepat menangkap dan mengadili seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan Jaka Janes Malau tanpa tebang pilih. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN