Kantor Bupati hingga Polresta Deli Serdang Terendam Banjir, Aktivitas Pemerintahan Terganggu

Polresta dan kantor Bupati Deli Serdang terendam banjir. (foto: sembiring/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Aktivitas pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang terganggu setelah kawasan perkantoran pemerintah daerah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kualanamu sejak Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025).
Banjir merendam Kantor Bupati Deli Serdang, Polresta Deli Serdang, gedung DPRD, serta rumah dinas bupati yang berada dalam satu kawasan. Ketinggian air bervariasi, mulai setinggi betis hingga mencapai pinggang orang dewasa.
Untuk menjaga keselamatan pegawai, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerapkan kebijakan pengurangan jumlah aparatur yang masuk kantor hingga 50 persen.
Hal ini dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar. “Dikurangi bekerja jumlah pegawai 50 persen,” ujarnya.

Jalan lintas di depan Rivera dan restro Kembang tidak bisa dilalui sama sekali karena terendam banjir. (foto: sembiring/mistar)
Tak hanya kantor bupati, sejumlah gedung OPD di kompleks yang sama juga ikut tergenang. Kondisi diperparah oleh lokasi pusat perkantoran yang berdekatan dengan Sungai Kualanamu sehingga banjir meluas ketika debit sungai meningkat.
Pantauan di lapangan, banjir tidak hanya melumpuhkan aktivitas perkantoran, tetapi juga memutus akses jalan dari Kecamatan Tanjung Morawa menuju Kota Medan. Jalur lintas di sekitar Perumahan Rivera dan Restro Kembang tidak dapat dilalui seluruh jenis kendaraan, baik sepeda motor, mobil pribadi, maupun truk. Tinggi air mencapai pinggang orang dewasa dan lebih di beberapa titik.
Puluhan pengendara terpaksa berhenti di depan Perumahan Rivera, menyebabkan kemacetan panjang. Petugas kepolisian yang berjaga mengarahkan kendaraan roda empat untuk berputar menuju Tanjung Morawa dan masuk ke jalur tol untuk melanjutkan perjalanan ke Medan.
Hingga Jumat menjelang siang, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Petugas gabungan terus melakukan pemantauan, sementara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan debit air apabila hujan kembali turun. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Banyak Mobil Mogok di Medan, Kapolda Sumut Ikut Dorong
























