Saturday, June 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Gara-gara Agin Kencang, 4 Kapal Ikan Terbakar di Belawan

Mistar.idSabtu, 20 Juni 2026 17.53
journalist-avatar-top
KP
garagara_agin_kencang_4_kapal_ikan_terbakar_di_belawan_

Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadam api dari darat kelaut (foto:Kamaludin/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) turut membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda sejumlah kapal ikan di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Gabion, Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/26).

Berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran menghanguskan empat kapal ikan yakni KM Maharani Nusantara, KM Mitra Rezeki Makmur, KM Maharani Sempurna, dan KM Maharani Sejati, sementara KM Rezeki Makmur berhasil diselamatkan meski mengalami kerusakan berat.

Informasi lain dari Kadispen Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan kepada Mistar menyebutkan, dalam kebakaran tersebut personel Kodaeral I menerima perintah dari Dandenma Kodaeral I Kolonel Laut (PM) Muhammad Darwin, untuk mendukung penanganan kebakaran tersebut.

Lettu Mar Hambali bersama tiga personel lainnya kemudian diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Selain itu, personel Posal Medan Labuhan Kodaeral I turut membantu mengamankan lokasi, mendukung proses pemadaman, menyelamatkan kapal lain yang berada di sekitar titik kebakaran, serta mengamankan perairan menggunakan Speed Posal dan Patkamla Camar. Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB, personel langsung melakukan penyemprotan air ke kapal yang terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan bersama unsur pemadam kebakaran yang berada di lokasi guna mengendalikan api dan mencegahnya meluas ke area sekitar pelabuhan maupun kapal lain yang sedang bersandar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan mengerahkan 18 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil pemadam Kodaeral I dalam penanganan kejadian tersebut.

Setelah lebih dari satu jam penanganan, sekitar pukul 13.30 WIB penyemprotan dihentikan setelah petugas memastikan api telah padam sepenuhnya. Kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman dan terkendali. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu ledakan saat proses pengelasan tangki bahan bakar minyak (BBM) pada KM Maharani Nusantara yang sedang menjalani perbaikan setelah selesai membongkar muatan ikan.

Karena tiupan angin yang sangat kencang menyebabkan 3 kapal ikan lain yang berdekatan dengan KM Maharani Nusantara ikut terbakar, sedangkan penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak terkait.(*)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN