Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

76 Saksi Diperiksa Kejari Taput Terkait Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Rp14 Miliar

Mistar.idKamis, 13 November 2025 pukul 10.20 WIB
76_saksi_diperiksa_kejari_taput_terkait_dugaan_korupsi_proyek_lampu_jalan_rp14_miliar

Proyek LPJU di Taput tahun 2020 suberdana Pemuluhan Ekonomi Nasional sebasar Rp 14 Miliarad banyak yang tidak berpungsi atau mati total. (Foto kolase: Fernando/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 76 saksi dalam pengusutan dugaan korupsi proyek pembangunan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun anggaran 2020 dengan pagu sekitar Rp14 miliar.

Saat ini, perkembangan penanganan perkara tersebut tengah memasuki tahap perhitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal itu disampaikan Kasi Pidsus Kejari Taput, Frans Afandi Tampubolon, saat dihubungi Mistar seputar pengusutan proyek PEN tahun 2020, Kamis (13/11/2025).

“Pihak BPKP sedang melakukan perhitungan kerugian negara atas pelaksanaan proyek tersebut. Saat ini, sebanyak 76 saksi telah diperiksa terkait dugaan korupsi,” ucap Frans Afandi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan BPKP atas dugaan korupsi yang sudah berada pada tahap penyidikan.

“Terkait penyidikan dugaan korupsi ini belum bisa kita sampaikan lebih jauh. Kita tunggu saja hasil perhitungan kerugian negara,” ujarnya.

Penyidikan atas dugaan korupsi proyek pembangunan LPJU yang bersumber dari dana PEN tahun anggaran 2020 dengan pagu indikatif sekitar Rp14 miliar tersebut diketahui telah dimulai sejak akhir Agustus 2024 lalu.

Pantauan Mistar di beberapa titik proyek LPJU tahun 2020 di wilayah Taput menunjukkan banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau mati total, diduga karena tidak adanya anggaran untuk biaya perawatan.

Sementara itu, Freddi Siregar, selaku Kabid Perawatan LPJU di Taput, tidak berhasil dihubungi untuk dimintai tanggapan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN