Thursday, July 16, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemkab Toba Siapkan Strategi Tekan Inflasi, Gandeng Daerah Lain hingga Gelar Pasar Murah

Mistar.idKamis, 16 Juli 2026 pukul 17.46 WIB
pemkab_toba_siapkan_strategi_tekan_inflasi_gandeng_daerah_lain_hingga_gelar_pasar_murah

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Toba, Samuel Lumbanraja. (Foto:Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (16/7/2026) – Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Toba, Samuel Lumbanraja, mengakui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba akan melaksanakan berbagai upaya untuk menekan inflasi yang terjadi saat ini.

Menurut dia, salah satu upaya menekan inflasi dilakukan melalui kerja sama antardaerah kabupaten/kota. Langkah tersebut telah dilaksanakan pada tahun lalu dan akan kembali diterapkan tahun ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan yang belum dapat dipenuhi secara maksimal di Kabupaten Toba.

"Contohnya Kota Binjai akan menyuplai telur untuk Kabupaten Toba, sementara kabupaten kita dapat menyuplai beras ke Kota Binjai," ujar Samuel, Kamis (16/7/2026).

Kemudian, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dalam waktu dekat akan menyalurkan bibit tanaman komoditas kepada petani di Kabupaten Toba yang dinilai berpotensi mengalami kenaikan harga pada akhir tahun.

"Seperti bibit cabai, bawang, dan tomat sehingga menjelang akhir tahun bibit tersebut sudah menghasilkan (panen) dan mampu menyuplai kebutuhan pasar di Kabupaten Toba. Dampaknya, dengan stok yang memadai maka harga dapat stabil," ucapnya.

Selanjutnya, Samuel mengatakan Pemkab Toba juga akan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM). Apalagi pada Senin (13/7/2026), Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara mengundang seluruh pemerintah kabupaten/kota mengikuti rapat koordinasi secara daring.

"Dalam rapat tersebut, inti pembahasan dari Bank Indonesia memproyeksikan pada semester II tahun 2026 inflasi akan berada di atas target nasional. Untuk itu, Bank Indonesia akan memfasilitasi pelaksanaan Gerakan Pasar Murah di seluruh kabupaten/kota, khususnya pembiayaan ongkos angkut," tuturnya.

Samuel menyampaikan, untuk menindaklanjuti program dari Bank Indonesia, Bagian Perekonomian telah melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Koperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) guna mengajukan permohonan kepada Bank Indonesia agar berkenan membantu pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kabupaten Toba. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN