Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemerintah Beri Potongan Harga Tiket Pesawat Selama Liburan

Mistar.idKamis, 28 Mei 2026 pukul 12.32 WIB
pemerintah_beri_potongan_harga_tiket_pesawat_selama_liburan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah kembali menyiapkan berbagai insentif transportasi untuk mendorong mobilitas masyarakat pada semester II 2026. Salah satu kebijakan yang akan diberikan ialah potongan harga tiket pesawat dan layanan transportasi selama masa libur sekolah hingga periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat pemerintah yang membahas stimulus ekonomi bagi masyarakat.

“Terkait dengan diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru,” kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (28/5/2026).

Untuk program selama libur sekolah, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp190 miliar. Program itu ditargetkan menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat atau sekitar 3.074.889 orang.

Sementara pada periode Natal dan Tahun Baru, dana sebesar Rp161,4 miliar juga dialokasikan dengan sasaran penerima manfaat mencapai 2.874.381 orang.

Selain transportasi umum, pemerintah turut memberikan stimulus bagi penumpang pesawat kelas ekonomi melalui potongan harga tiket sebesar 30 persen. Kebijakan tersebut akan dipadukan dengan skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

“Untuk transportasi udara seperti biasa diberikan diskon 30 persen dan PPN ditanggung pemerintah untuk kelas ekonomi,” ujar Airlangga.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp472,7 miliar untuk fasilitas PPN DTP tiket pesawat pada periode libur sekolah. Program ini ditargetkan dapat dimanfaatkan sekitar 2,3 juta penumpang.

Sedangkan untuk masa Nataru, nilai anggaran PPN DTP yang disiapkan mencapai Rp722 miliar dengan target penerima manfaat sekitar 3,7 juta penumpang.

Menurut Airlangga, rangkaian stimulus tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mendorong aktivitas ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2026.

“Ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal kedua,” katanya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN