Jelang Tahun Baru, Pedagang Daging Babi di Siantar Keluhkan Minim Pembeli

Pedagang daging babi di Pasar Tradisional Horas. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Perayaan Natal 2025 hingga menjelang Tahun Baru 2026 belum berdampak pada peningkatan penjualan daging babi di Kota Pematangsiantar, di mana para pedagang di Pasar Tradisional Horas dan kawasan Simpang SKI mengeluhkan minimnya jumlah pembeli.
Berdasarkan pantauan Mistar, para pedagang daging babi di Pasar Horas dan kawasan Simpang SKI mengaku penjualan cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah seorang pedagang daging babi, Gusmar, mengatakan padahal harga daging babi saat ini masih stabil dan tidak mengalami kenaikan maupun penurunan.
“Harga daging babi di Pasar Horas masih stabil di Rp90.000 per kilogram, belum ada kenaikan harga,” ujarnya kepada Mistar, Selasa (30/12/2025).
Gusmar menjelaskan, meski harga tidak mengalami kenaikan, hal tersebut tidak mendorong minat masyarakat untuk membeli. “Kebanyakan yang membeli hanya pelanggan tetap saja,” ucapnya.
Ia menduga, banyaknya kebutuhan rumah tangga serta kenaikan harga bahan pokok lainnya membuat daya beli masyarakat menurun. “Hal ini berbeda dengan Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang selalu ramai pembeli,” katanya.
Sementara itu, pedagang lainnya, Marga Sinaga, mengatakan harga daging babi di kawasan Simpang SKI masih berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
“Pembeli daging babi sepi pada perayaan Natal dan jelang Tahun Baru kali ini, dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru sebelumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Natal dan Tahun Baru tahun-tahun sebelumnya, sejak sekitar tanggal 20 Desember sudah banyak pesanan dan pembeli yang datang.
“Namun kali ini sangat kurang. Mungkin kondisi perekonomian masyarakat sedang menurun,” tuturnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Tiket Pesawat Medan-Nias Tembus Rp1,6 Juta






















