Tiga Sekolah Baru di Dairi Sudah Mulai Berjalan

SDN Sitinjo 1 yang sudah mulai menerima siswa Tahun Ajaran 2026/2027. (Foto: Disdik Dairi/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID – Sebanyak tiga Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut), sudah mulai berjalan pada Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
Ketiga sekolah tersebut meliputi SD Negeri Sitinjo I yang selesai dibangun pada 2024, TK Pembina Negeri Sopobutar, dan SMP Negeri 4 Sidikalang di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, yang rampung dibangun pada 2025.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, mengatakan jumlah pendaftar di masing-masing sekolah baru cukup beragam.
Hingga Rabu (15/7/2026), tercatat 41 calon murid mendaftar di TK Pembina Negeri Sopobutar, 18 orang di SD Negeri Sitinjo I, dan 40 orang di SMP Negeri 4 Sidikalang.
"Untuk total jumlah pendaftar seluruh sekolah di Dairi belum dapat kami sampaikan karena proses sinkronisasi data masih berlangsung. Rekapitulasi juga terkendala karena sebagian sekolah masih menggunakan sistem luar jaringan (luring)," ujar Jaspin saat dikonfirmasi Mistar melalui WhatsApp.
Ia menambahkan, jumlah pendaftar Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP negeri se-Kabupaten Dairi mencapai 5.901 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.028 calon peserta didik telah diterima.
Sementara itu, data mengenai jumlah keseluruhan SD negeri, SMP negeri, dan total peserta didik di Kabupaten Dairi masih dalam proses pendataan.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri Sitinjo I, R Sihombing, menyampaikan jumlah murid baru yang telah mendaftar di sekolahnya kini mencapai 20 orang.
Ia mengatakan, sekolah tersebut saat ini memiliki tiga tenaga pendidik yang terdiri atas satu guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dua guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menurutnya, pihak sekolah bersama para orang tua murid juga bergotong royong membangun pagar sekolah menggunakan bambu dan kayu secara swadaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.
"Kami berharap pemerintah ke depan dapat memberikan perhatian terhadap kelengkapan sarana prasarana serta akses menuju sekolah agar proses belajar mengajar semakin optimal," ujarnya. (hm20)





















