Thursday, September 10, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Forum IMT-GT ke-32 di Medan Sepakati Percepatan Transformasi Ekonomi

Mistar.idKamis, 10 September 2026 pukul 14.00 WIB
forum_imtgt_ke32_di_medan_sepakati_percepatan_transformasi_ekonomi

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri pertemuan tingkat Menteri di Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32. (Foto:Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (10/9/2026) - Forum Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 yang diselenggarakan di Kota Medan ditutup dengan pertemuan tingkat menteri, Kamis (10/9/2026). Indonesia yang diwakili Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan hasil pertemuan tersebut.

Airlangga mengatakan ketiga negara peserta sepakat untuk mempercepat transformasi ekonomi yang tentunya dengan sejumlah langkah ke depan.

"Rapat ini menunjukkan komitmen kerja sama strategis antara tiga negara, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, dan sepakat mempercepat transformasi ekonomi melalui inovasi, pertumbuhan hijau, dan digital," ujarnya kepada wartawan siang ini.

Airlangga mengatakan sejumlah kesepakatan kerja sama lainnya pun dihasilkan. Menurutnya, kesepakatan merupakan hasil penyesuaian dari potensi-potensi yang ada di tiga negara tersebut.

"Kerja sama ini subkawasan ASEAN dan capaian yang dihasilkan cukup resilien, dan salah satu angkanya adalah peningkatan PDB per kapita, surplus perdagangan, penurunan pengangguran, dan peningkatan pariwisata," ucapnya.

Selain itu, dibahas pula proyek strategis, salah satunya dengan percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Pada pengesahan pernyataan bersama, didorong juga percepatan dari proyek-proyek strategis dan salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan special economic zone, baik itu Indonesia, Malaysia, dan Thailand," ucap Airlangga.

Politikus Golkar tersebut pun berharap KEK yang ada di Sumut bisa berperan untuk Indonesia dalam kerja sama tersebut.

"Oleh karena itu, saya berharap special economic zone yang ada di Sumatera Utara juga bisa meningkat, karena ini menjadi integrasi kerja sama di kawasan ini," tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir, mengatakan hasil pertemuan juga sangat penting untuk negaranya. Ia berharap hal-hal yang sudah dibahas bisa direalisasikan.

"Tentunya pertemuan ini bagi Malaysia sangat penting, namun yang lebih penting bagaimana kita bisa menjalankan rancangan-rancangan yang telah kita susun, maka forum ini bisa mengembangkan potensi ketiga negara kita semuanya," katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN