Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Niat Sahur Puasa Ramadan: Waktu, Bacaan, dan Keutamaan yang Wajib Diketahui

Mistar.idKamis, 19 Februari 2026 pukul 14.44 WIB
niat_sahur_puasa_ramadan_waktu_bacaan_dan_keutamaan_yang_wajib_diketahui

Ilustrasi sahur (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sahur merupakan salah satu momen penting dalam rangkaian ibadah puasa Ramadan. Tidak sekadar aktivitas makan sebelum fajar, sahur menjadi waktu persiapan menyeluruh—baik fisik maupun spiritual—sebelum seorang Muslim menjalani ibadah puasa sepanjang hari.

Di balik sahur, terdapat unsur utama yang menentukan sah atau tidaknya puasa, yakni niat. Dalam ajaran Islam, niat menempati posisi sentral karena menjadi rukun dalam setiap ibadah. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadisnya yang masyhur, bahwa setiap amal perbuatan bergantung pada niatnya. Oleh sebab itu, puasa Ramadan harus dilandasi niat yang tulus semata-mata karena Allah SWT.

Waktu Niat Puasa Ramadan

Secara fikih, niat puasa Ramadan dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar. Artinya, niat harus sudah ada sebelum masuk waktu Subuh.

Dalam khazanah keilmuan Islam, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama mewajibkan niat puasa dilakukan setiap malam untuk puasa wajib, termasuk puasa Ramadan. Sementara ulama lainnya membolehkan satu niat untuk satu bulan penuh, selama tidak terputus oleh uzur seperti sakit atau bepergian. Perbedaan pandangan ini menunjukkan keluwesan hukum Islam dalam memudahkan umatnya.

Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadan

Berikut bacaan niat puasa Ramadan yang umum diamalkan oleh umat Islam:

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadana hadzihis sanati lillahi ta‘ala

Artinya:

Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta‘ala.

Para ulama menegaskan bahwa niat tidak harus diucapkan secara lisan. Niat yang terpatri dalam hati sudah cukup untuk memenuhi syarat sah puasa. Adapun pelafalan niat dipandang sebagai bentuk penguat kesadaran dan keteguhan hati dalam beribadah.

Keutamaan Sahur di Bulan Ramadan

Sahur memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam hadis riwayat Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan. Anjuran ini menegaskan bahwa Islam sangat memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan kesiapan rohani.

Selain itu, waktu sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Momentum ini menjadi kesempatan berharga untuk memperbanyak doa, istigfar, serta memantapkan niat sebelum memulai puasa.

Dengan demikian, sahur bukan hanya rutinitas makan sebelum fajar, melainkan pintu awal untuk mengawali setiap hari Ramadan dengan kesiapan spiritual yang utuh. Niat yang benar akan menjadikan setiap ibadah puasa bernilai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN