Lulusan FSRD IKJ Pamerkan 40 Karya Tugas Akhir di Taman Ismail Marzuki

FSRD IKJ kembali menggelar Pameran Karya Tugas Akhir mahasiswa lulusan tahun 2026. (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Sebanyak 40 karya tugas akhir lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (FSRD IKJ) dipamerkan kepada publik dalam pameran bertajuk “Mamah, Aku Sarjana”.
Pameran yang menampilkan karya lulusan tahun 2026 tersebut dibuka Kamis (24/9/2026) dan berlangsung hingga 29 September 2026 di Galeri Cipta I dan II, Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Dekan FSRD IKJ, Adlien Fadlia, mengatakan pameran tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam mempresentasikan hasil karya yang telah mereka selesaikan selama masa pendidikan.
Menurutnya, karya tugas akhir para mahasiswa tidak berhenti sebagai bagian dari proses akademik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk diperkenalkan dan dinikmati masyarakat luas.
“Ini adalah bentuk komitmen. Para mahasiswa yang sudah menyelesaikan studi delapan semester untuk meraih gelar sarjana seni dan sarjana desain juga membuktikan bahwa karya tugas akhir mereka layak dipresentasikan di ruang publik,” ujar Adlien dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2026).
Tema “Mamah, Aku Sarjana” menggambarkan rasa lega dan kebanggaan para lulusan setelah melalui berbagai tahapan pendidikan, mulai dari proses perkuliahan hingga penyelesaian tugas akhir dan sidang kelulusan.
Tema tersebut sekaligus menjadi bentuk ungkapan terima kasih kepada orang tua, keluarga, dan orang-orang terdekat yang turut memberikan dukungan selama perjalanan pendidikan mereka.
Pameran ini menghadirkan karya dari lima program studi di FSRD IKJ, yaitu Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Mode dan Busana, Kriya Seni, serta Seni Murni.
Ketua panitia pameran, Rayhan, mengatakan seluruh karya yang ditampilkan telah melalui proses kurasi sebelum dipamerkan kepada masyarakat.
Karya yang hadir menggunakan beragam medium dan pendekatan, mulai dari karya dua dimensi, instalasi interaktif, rancangan ruang, purwarupa busana, hingga karya kriya.
Rayhan menyebut pameran tersebut tidak hanya menjadi ajang bagi lulusan untuk mempresentasikan hasil tugas akhir, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi dan sumber inspirasi bagi masyarakat.
“Tujuan penyelenggaraan pameran ini agar menjadi sumber inspirasi dan edukasi visual bagi publik mengenai keberagaman konsep serta eksplorasi medium terkini yang dihasilkan mahasiswa FSRD IKJ,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menampilkan hasil akhir, karya-karya tersebut turut merepresentasikan proses panjang yang dijalani para mahasiswa selama menyelesaikan pendidikan. Di dalamnya terdapat proses pencarian ide, eksplorasi, revisi, hingga pengerjaan karya secara intensif.
Adlien mengatakan setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan FSRD IKJ memiliki berbagai pilihan untuk melanjutkan kiprahnya di bidang kreatif.
Sebagian lulusan memilih bergabung dengan industri kreatif, sedangkan lainnya mengembangkan usaha dan ruang kreatif secara mandiri. Beberapa di antaranya mendirikan galeri seni, rumah produksi, maupun usaha di bidang periklanan.
Ada pula lulusan yang memilih bekerja secara mandiri sebagai pekerja lepas atau freelancer sesuai bidang keahlian masing-masing.
Karena itu, pameran tugas akhir tersebut menjadi lebih dari sekadar penutup masa studi. Kegiatan ini juga menjadi salah satu kesempatan awal bagi para lulusan untuk memperkenalkan karya, gagasan, dan potensi kreatif mereka kepada masyarakat sebelum memasuki dunia profesional.









































