Sunday, August 30, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kolaborasi FJPI dan Seniman Lokal: Festival Medan Merdeka Hidupkan Seni dan UMKM

Mistar.idMinggu, 30 Agustus 2026 pukul 09.27 WIB
kolaborasi_fjpi_dan_seniman_lokal_festival_medan_merdeka_hidupkan_seni_dan_umkm_

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) laksanakan Festival Medan Merdeka (FMM) dan berkolaborasi dengan beberapa komunitas seni lintas disiplin. (Foto: FJPI)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (30/8/2026) — Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) menggelar Festival Medan Merdeka (FMM) berkolaborasi dengan sejumlah komunitas seni lintas disiplin.

Festival yang berlangsung sejak Sabtu (29/8/2026) di Rumah Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto, Kota Medan, ini mempertemukan jurnalis perempuan, pegiat seni, arsitek, mahasiswa, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Umum FJPI, Khairiah Lubis, mengatakan festival ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi yang memadukan unsur jurnalistik, seni, dan kreativitas.

"Kami ingin merayakan kemerdekaan dengan memamerkan karya terbaik dari jurnalis perempuan, disandingkan dengan karya seniman kebanggaan Kota Medan," ujar Khairiah, Minggu (30/8/2026).

Pameran ini akan berlangsung hingga 5 September 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama FJPI dengan Rumah Budaya Tangga, Unimed Visual Art, Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), Urban Sketchers, dan para pegiat seni lokal.

Beragam karya seni visual ditampilkan, mulai dari pameran fotografi dan karya tulis jurnalistik, sketsa wajah kota, maket miniatur bangunan ikonik Medan, hingga eksplorasi seni grafis woodcut atau cukil kayu dari komunitas yang terlibat.

Workshop Kreatif dan Art Healing

Selain pameran, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai lokakarya kreatif. Pada Minggu (30/8/2026) pagi, panitia menggelar Workshop Journaling bersama penulis dan mantan jurnalis, Dinda Jouhana.

Tersedia pula Workshop Melukis untuk Art Healing yang menghadirkan pelukis Onggal Sihite dan Jimm Siahaan sebagai narasumber.

Rangkaian kegiatan akan ditutup pada 5 September 2026 melalui Workshop Grafis Woodcut yang digagas Unimed Visual Art bersama Onggal Sihite.

Festival ini juga menjadi wadah penguatan ekonomi lokal. Panitia menghadirkan Bazaar UMKM pada 29-30 Agustus dan 5 September 2026.

Bazaar ini memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk kuliner dan kerajinan tangan khas Medan.

Ketua Panitia Festival Medan Merdeka, Jimm Siahaan, berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem kreativitas di Kota Medan.

"Karya yang dipamerkan bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan pesannya," ujarnya.

Jimm mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, anak-anak, hingga keluarga, untuk datang meramaikan ruang perjumpaan ini.

Menikmati pameran seni, belajar di kelas lokakarya, dan berbelanja produk UMKM sebagai wujud cinta terhadap Kota Medan.(Amita/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN