Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, BEM SI Dorong Semangat Baru Generasi Muda

Koordinator BEM SI sekaligus Deklarator Pemira, Muzammil Ihsan. (Foto: Dokumentasi Pribadi/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Menjelang peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda, generasi muda Indonesia dinilai perlu menghadirkan ikrar dan semangat baru untuk mengawal terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) 2025/2026, Muzammil Ihsan, sebagai pandangannya mengenai pemaknaan Sumpah Pemuda.
Deklarator Pemuda Indonesia Raya (Pemira) itu menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah masa lalu, melainkan fondasi persatuan bangsa yang nilai-nilainya harus terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, tantangan pemuda saat ini adalah melahirkan ikrar baru yang berfokus pada kemandirian bangsa, kemajuan negara, dan pemerataan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
“Pemuda harus bersatu menjaga kekompakan, bergerak bersama. Di mana pun ruang pengabdiannya, fokus utama pemuda adalah memberikan dampak nyata bagi masyarakat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya kepada Mistar, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, pemuda memiliki ruang kontribusi yang luas, baik melalui jalur politik praktis maupun secara independen di luar politik, dengan tetap memegang teguh idealisme.
Khusus bagi kalangan mahasiswa, Muzammil menggarisbawahi pentingnya peran sebagai *agent of change* sekaligus *agent of control*. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penggerak perubahan, tetapi juga bersikap kritis dalam mengawal jalannya roda pemerintahan.
“Mengawal pemerintah bukan berarti selalu berseberangan, melainkan memastikan kekuasaan dijalankan untuk kepentingan masyarakat. Kebijakan yang berpihak pada rakyat wajib didukung, tetapi kritik konstruktif harus dilayangkan jika ada kebijakan yang tidak sesuai,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menegakkan amanat Pasal 33 UUD 1945. Muzammil menyoroti kekayaan alam Indonesia yang melimpah dan menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya tersebut harus dilakukan secara mandiri dan adil agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan segelintir kelompok saja.
Ia menyerukan agar seluruh elemen pemuda bersatu dan menjaga kekompakan untuk memastikan masa depan Indonesia Emas 2045 benar-benar menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
“Menuju 100 tahun Sumpah Pemuda, kita harus melahirkan semangat baru, menjadi bangsa yang mandiri, negara maju, dan mewujudkan rakyat yang makmur,” tuturnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER












































