9.2 C
New York
Saturday, April 20, 2024

SMA Negeri 1 Bandar Simalungun Gelar Bazar Kelas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila 

Simalungun, MISTAR.ID

Salah satu pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 1 Bandar, Kabupaten Simalungun adalah digelarnya Bazar Kelas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Bazar kelas ini untuk mengapresiasi kreativitas para siswa dengan mengusung tema “Kewirausahaan” yang digelar di halaman sekolah selama 3 hari mulai tanggal 22 sampai dengan 24 November 2022.

Kepala SMA Negeri 1 Bandar Mariani Samosir melalui Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum Junus Pasaribu menjelaskan, Kurikulum Merdeka yang belum lama ini diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Baca Juga:SMAN 1 Silimakuta Raih Juara Satu Turnamen Sepakbola Antar Pelajar Tingkat SMA/SMK Piala Gubsu Tahun 2022

“Salah satu hal yang membedakan kurikulum merdeka belajar dengan kurikulum sebelumnya adalah adanya kegiatan berbasis proyek, yang bernama Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” ujar Junus, Selasa (22/11/22).

Junus menerangkan, berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kurikuler berbasis projek. Projek P5 ini adalah pembelajaran baru yang dimunculkan pada sekolah penggerak dan dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi serta karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Junus menyebut, bahwa pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka itu juga untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 atau juga yang biasa dikenal dengan istilah cyber physical system. Ini sendiri merupakan sebuah fenomena dimana terjadinya kolaborasi antara teknologi siber dengan teknologi otomatisasi.

“Dengan adanya revolusi ini sendiri membawa banyaknya perubahan di berbagai sektor pastinya,” sebut dia.

Untuk itu, lanjut Junus, perlu solusi untuk membuka lapangan kerja sendiri melalui wirausaha. Ada 3 strategi jalur mandiri implementasi kurikulum merdeka yang akan dijalankan yakni, mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri berbagi.

Dikatakannya juga saat ini SMA Negeri 1 Bandar telah memasuki jalur mandiri berubah dan sudah melaksanakan 3 komponen proyek penguatan profil pelajar pancasila yakni, Kewirausahaan, suara demokrasi serta bangun jiwa dan raga.

Baca Juga:Kurikulum Merdeka Berlaku Penuh 2023, Anggota DPRD Siantar: Guru Harus Persiapkan Diri

“Dalam komponen wirausaha kita menggelar bazar kelas, kemudian suara demokrasi seperti pemilihan pengurus OSIS, serta dalam komponen bangun jiwa dan raga kita melaksanakan enam profil pancasila,” kata Junus.

Profil pelajar Pancasila itu memiliki enam ciri utama, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif,

Hal ini tentu agar generasi muda punya karakter yang baik. Dengan harapan, selain cerdas, para generasi muda itu bisa menjadi sumber daya yang andal.

“Semoga dengan kurikulum merdeka belajar kita mampu menciptakan karakter siswa sebagai pelajar pancasila serta lebih meningkatkan pengetahuan siswa dalam melangkah ke masa depan,” pungkasnya. (yetty/hm12)

Related Articles

Latest Articles