Sunday, August 30, 2026
home_banner_first
WISATA

Trekking Malam di Hutan Langkawi, Menjelajah Dunia Dongeng di Dream Forest

Mistar.idMinggu, 30 Agustus 2026 pukul 07.30 WIB
trekking_malam_di_hutan_langkawi_menjelajah_dunia_dongeng_di_dream_forest

Dream Forest Langkawi. (foto: detik/mistar)

news_banner

Kedah, MISTAR.ID - Liburan ke Langkawi, Malaysia, tak hanya menawarkan aktivitas wisata pada siang hari. Bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda setelah matahari terbenam, ada atraksi trekking malam di tengah hutan yang dikemas dengan teknologi imersif.

Pengalaman tersebut bisa ditemukan di Dream Forest Langkawi. Kawasan hutan ini disulap menjadi ruang pertunjukan terbuka yang memadukan alam, teknologi visual dan audio, serta cerita rakyat yang berkaitan dengan Langkawi.

Beroperasi pada malam hari, Dream Forest buka mulai pukul 19.00 hingga 00.00 waktu Malaysia. Wisatawan diajak menyusuri jalur sepanjang sekitar 1,2 kilometer di kawasan hutan hujan tropis.

Selama perjalanan, pengunjung akan menemukan sejumlah titik pertunjukan yang menghadirkan permainan cahaya, visual, suara, serta narasi. Perpaduan tersebut membuat suasana hutan terasa seperti memasuki sebuah negeri dongeng.

Dream Forest Langkawi. (foto: detik/mistar)

Konsep imersif yang ditawarkan Dream Forest tidak hanya mengandalkan permainan lampu. Atraksi ini mengangkat sejumlah legenda dan mitos yang berkaitan dengan Langkawi, di antaranya kisah Danau Dayang Bunting, legenda Merong Mahawangsa, hingga cerita tentang Raksasa Langkawi.

Perjalanan sepanjang 1,2 kilometer tersebut umumnya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit. Meski jaraknya relatif singkat, wisatawan akan berhenti di beberapa titik untuk menyaksikan pertunjukan sekaligus mendengarkan kisah yang disajikan.

Menariknya, Dream Forest berada di kawasan hutan prasejarah yang disebut sebagai salah satu ekosistem tertua di dunia. Kawasan hutan tersebut diperkirakan telah berusia lebih dari 100 juta tahun.

Dalam keterangannya di situs resminya, pengelola Dream Forest menyebut pembangunan atraksi tersebut dilakukan tanpa menebang maupun merusak pepohonan. Area yang digunakan sebelumnya merupakan taman satwa yang sudah lama terbengkalai.

Dream Forest Langkawi. (foto: detik/mistar)

Pengelola juga menjelaskan bahwa instalasi kabel dan lampu tidak dipasang dengan cara memaku pohon. Kabel ditempatkan menggunakan pengikat dengan pelindung khusus agar tidak menghambat pertumbuhan maupun merusak kulit pohon.

Dream Forest Langkawi terletak di kaki Gunung Raya, Lubuk Semilang, Pulau Langkawi. Tempat wisata malam tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 19.00 hingga 00.00 waktu Malaysia.

Untuk wisatawan internasional, harga tiket dibanderol mulai 48 hingga 98 ringgit Malaysia. Jika dikonversikan, harganya sekitar Rp200 ribu hingga Rp432 ribu, tergantung jenis tiket yang dipilih.

Tiket dapat dibeli secara daring maupun langsung di lokasi. Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana hutan dengan cara berbeda, Dream Forest menawarkan pengalaman berjalan malam yang memadukan alam dan teknologi dalam satu perjalanan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN