Sunday, August 30, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Pemerintah Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten Palsu Usai Banjir Bandang

Mistar.idSabtu, 29 Agustus 2026 pukul 22.56 WIB
pemerintah_nepal_minta_meta_dan_tiktok_hapus_konten_palsu_usai_banjir_bandang

Banjir bandang Nepal. (Foto: BBC)

news_banner

Nepal, MISTAR.ID - Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok menghapus video buatan kecerdasan buatan (AI), kode QR donasi palsu, serta video hoaks yang ramai beredar di media sosial setelah bencana banjir bandang.

Pejabat pemerintah telah berdiskusi dengan perwakilan kedua platform media sosial tersebut di Nepal untuk meminta penanganan lebih cepat terhadap konten yang dapat mengganggu operasi bantuan, atau memperparah kesedihan keluarga korban.

Bijay Kumar Roy, koordinator satuan tugas pemerintah untuk regulasi dan pengelolaan media sosial, mengatakan pemerintah

juga mendesak platform media sosial agar membuat algoritma lebih proaktif dalam mendeteksi serta memblokir konten dan grafis palsu.

"Ada pula yang menyebar video lama seolah-olah merupakan gambar dari bencana terbaru. Sementara itu, video dan gambar buatan AI ditampilkan seakan-akan menggambarkan kejadian nyata," kata Bijay, dilansir The Kathmandu Post, Sabtu (29/8/2026).

Kode QR palsu untuk menggalang donasi bagi korban banjir juga mulai bermunculan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN