Saturday, August 29, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kematian Panda Saragih Diduga Dianiaya Security Kebun Sibulan Estate Sergai Belum Terungkap

Mistar.idSabtu, 29 Agustus 2026 pukul 21.31 WIB
kematian_panda_saragih_diduga_dianiaya_security_kebun_sibulan_estate_sergai_belum_terungkap

Syahbaniar dan abang korban saat memperlihatkan surat laporan polisi. (foto: damanik/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID - Kasus dugaan penganiayaan hingga menewaskan Panda Saragih, yang diduga dilakukan tim pengamanan atau security Kebun PT Sibulan Estate, hingga kini belum menemui titik terang.

Panda tewas setelah dianiaya karena diduga mencuri tandan buah segar (TBS). Peristiwa terjadi di Jalan Dusun III, Desa Sibulan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (5/8/2026).

Untuk itu, keluarga korban berharap Polres Tebing Tinggi dapat segera mengusut tuntas dugaan kasus penganiayaan yang tercatat dalam dilaporkan Syahbaniar, selaku kakak korban yang tertuang dalam nomor: STTLP/B/441/VIII/2026/SPKT/POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMATERA UTARA, Kamis 6 Agustus 2026 itu.

"Kami berharap Polres Tebingtinggi segera mengungkap kasus penganiayaan yang dialami almarhum adek kami ini. Hingga saat ini kami juga belum menerima surat perkembangan atas laporan kami dari Polres Tebing Tinggi," ujar Syahbaniar didampingi abang dan ibu korban saat disambangi MISTAR di kediamannya di Desa Penggalian, Sabtu (29/8/2026).

Dirinya juga mengungkapkan kondisi jasad korban saat di rumah sakit mengalami luka pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah, pipi dan bagian tulang rusuk juga nampak memar. Selain itu, baju yang dikenakan korban juga kering. Melihat kondisi jasad korban tersebut, keluarga meyakini kematian korban karena dianiaya.

Namun, hingga saat ini keluarga belum menerima hasil autopsi korban dari Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi, padahal sudah hampir satu bulan.

"Ini sudah sekitar 24 hari korban meninggal dan diautopsi. Kami belum menerima hasilnya sampai sekarang. Baik dari Polisi maupun rumah sakit juga belum ada mengabari kami," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, Iptu Iptu Herikson Parulian Siahaan, saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan hingga berita ini dikirim ke redaksi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN