Bisa Bertahan Berapa Lama Efek Liburan Bagi Seseorang?

Ilustrasi liburan. (Foto: Tour Bandung/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Bagi sebagian orang, liburan kerap dipandang hanya memberi kebahagiaan sementara. Setelah kembali menjalani rutinitas, rasa lelah dan tekanan dianggap akan muncul lagi. Namun, temuan riset terbaru justru menunjukkan gambaran yang berbeda.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Psychology mengungkapkan bahwa manfaat liburan tidak sependek yang selama ini diasumsikan. Melalui berbagai penelitian tentang kesejahteraan dan waktu libur, Ryan S. Grant bersama timnya menemukan bahwa liburan memang memberikan dampak positif yang nyata. Adapun ketahanan efek tersebut dipengaruhi oleh lamanya liburan, serta jenis aktivitas yang dilakukan selama masa libur.
Dengan kata lain, manfaat liburan tidak serta-merta menghilang saat seseorang kembali beraktivitas. Efek positifnya dapat bertahan cukup lama dan memberi pengaruh nyata terhadap kesejahteraan sehari-hari.
Selama liburan berlangsung, kesejahteraan mental cenderung meningkat secara signifikan. Tingkat stres menurun, pikiran terasa lebih lega, dan suasana hati membaik. Jeda dari tekanan pekerjaan maupun rutinitas harian memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk memulihkan energi.
Jenis kegiatan yang dilakukan turut menentukan besarnya manfaat. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berolahraga, atau bergerak aktif memberikan dampak paling positif.
Kegiatan sosial, misalnya menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman, juga berkontribusi pada peningkatan rasa bahagia. Sebaliknya, aktivitas pasif seperti hanya berdiam diri tanpa tujuan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap kesejahteraan.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk benar-benar melepaskan diri dari urusan pekerjaan. Semakin seseorang mampu menikmati liburan tanpa memikirkan tugas atau tanggung jawab, semakin besar pula manfaat yang dirasakan.
Apakah Efek Positif Bertahan Setelah Liburan Usai?
Manfaat liburan ternyata masih dapat dirasakan setelah seseorang kembali ke rutinitas. Efek positif ini umumnya bertahan hingga sekitar tiga minggu, bahkan dalam beberapa kasus bisa melampaui satu bulan.
Durasi dan pola liburan turut memengaruhi daya tahan manfaat tersebut. Liburan yang mengombinasikan waktu di rumah dan bepergian justru memberikan dampak kesejahteraan yang lebih besar. Sementara itu, liburan yang lebih panjang memang menghadirkan lonjakan kebahagiaan yang lebih tinggi saat dijalani, meski efeknya cenderung lebih cepat memudar setelah kembali bekerja.
Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa liburan bukan sekadar jeda singkat dari rutinitas. Jika dijalani dengan tepat, seperti memisahkan diri dari pekerjaan, aktif bergerak, dan menikmati kebersamaan dengan orang lain, maka liburan dapat memberikan manfaat jangka menengah bagi kesehatan mental dan kesejahteraan sehari-hari.
Temuan tersebut diperoleh dari analisis terhadap 32 studi yang meneliti perubahan kesejahteraan individu sebelum, selama, dan setelah liburan. Indikator yang digunakan mencakup aspek psikologis seperti stres, burnout, kepuasan hidup dan hubungan, serta tingkat kebahagiaan. Selain itu, indikator psikosomatis seperti kualitas tidur, kelelahan, dan keluhan fisik umum juga turut dianalisis.
Para peneliti juga mengkaji perbedaan dampak berdasarkan jenis aktivitas liburan, baik aktivitas fisik, sosial, maupun pasif. Faktor lain yang ditelaah meliputi pembelajaran keterampilan baru, tingkat relaksasi selama liburan, kemampuan memisahkan urusan kerja dari waktu libur, serta sejauh mana individu merasa memiliki kendali atas masa liburnya.
Kesimpulannya, mengambil waktu libur dan memanfaatkannya secara optimal dapat menjadi investasi sederhana dengan dampak besar bagi kesehatan mental dan kualitas hidup. Studi Grant dan rekan-rekannya dipublikasikan dengan judul “I need a vacation: A meta-analysis of vacation and employee well-being” dalam Journal of Applied Psychology edisi 2025. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
12 Destinasi Liburan Pilihan Menyambut Tahun Baru 2026



















