Saturday, June 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Warga Porsea Kecewa Monumen Perang Dunia II Dihilangkan

Mistar.idSabtu, 20 Juni 2026 19.38
journalist-avatar-top
NS
warga_porsea_kecewa_monumen_perang_dunia_ii_dihilangkan

Warga Porsea Kecewa Monumen Perang Dunia II Dihilangkan

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Sejumlah warga Kecamatan Porsea merasa kesal dengan tindakan dari Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Utara yang seakan menghilangkan bukti sejarah berupa monumen perang dunia II yang telah dirubuhkan saat pembangunan jembatan baru di Sungai Toba-Asahan.

Salah seorang warga Porsea, JN Manurung, mengatakan sejak dirubuhkan sekitar dua tahun yang lalu hingga kini masih juga tidak ada itikad baik untuk pembangunan kembali dari pihak balai jalan dan rekanan.

"Padahal saat dirubuhkan monumen tersebut, pihak rekanan pernah mengatakan akan diganti dengan bangunan yang lebih bagus dari monumen yang telah dirubuhkan, namun sudah dua tahun berjalan hal tersebut tidak dilakukan," ucapnya, Sabtu (20/6/2026).

Warga lainnya, M Sitorus, mengatakan dengan tidak adanya monumen tersebut di sekitar jembatan baru tentu generasi berikutnya tidak akan tahu bukti sejarah yang terjadi saat perang dunia II maka dampaknya bukti sejarah telah hilang dari Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

"Kini ikon dari Kecamatan Porsea tidak ada lagi sebab monumen perang dunia II sudah lenyap, peristiwa pertempuran tentara Belanda dan Jepang dalam memperebutkan jembatan kini tinggal kenangan akibat monumennya dirubuhkan pemerintah," ujarnya.

Sementara saat wartawan Mistar mencoba menghubungi Sekretaris Dinas Pariwisata Toba, Tumpal Panjaitan, dengan menanyakan upaya yang akan dilakukan agar pihak Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kembali membangun monumen kembali, sebab dulunya juga bangunan yang dirubuhkan merupakan bangunan Dinas Pariwisata Pemprovsu, namun hingga berita terkirim ke meja redaksi Tumpal tidak menanggapi.(*)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN