Tuesday, August 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Swadaya Warga, Gang-Gang di Jalan Puyuh Percut Sei Tuan Dihias Tema Kemerdekaan

Mistar.idSenin, 17 Agustus 2026 pukul 15.18 WIB
swadaya_warga_ganggang_di_jalan_puyuh_percut_sei_tuan_dihias_tema_kemerdekaan

Hasil kreativitas masyarakat Jalan Puyuh, Kelurahan Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan dalam menghias gang. (Foto:Iqbal/Mistar)

news_banner

eli Serdang, MISTAR.ID (17/8/2026) — Suasana khas bulan kemerdekaan sangat terasa di Jalan Puyuh, Kelurahan Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan. Di sini masyarakat ramai-ramai berkreativitas menghias setiap gang dengan tema HUT ke-81 Republik Indonesia.

Tidak hanya sekadar umbul-umbul biasa, kreativitas warga setempat justru menunjukkan hal yang berbeda dari tempat lainnya. Gapura yang dibuat dari anyaman bambu hingga papan edukasi yang memperkenalkan tokoh dan pahlawan pun ditampilkan di sini.

Salah satu Kepala Lingkungan di Jalan Puyuh, Said Salman, mengatakan hasil kreativitas warga setiap gang akan dinilai dan diperlombakan. Ini juga sudah menjadi rutinitas beberapa tahun terakhir.

"Ya, Alhamdulillah, ini sudah tahun kelima kita buat seperti ini. Awalnya itu hanya tiga gang yang mengikuti dan tahun berikutnya terus bertambah yang mengikuti perlombaan hias gang," ujar Said yang merupakan Kepling IX, Senin (17/8/2026) siang.

Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan warga. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat menunjukkan kekompakannya menghias gangnya masing-masing.

"Tujuannya silaturahmi antarwarga, karena kadang kita tahu sesama warga itu tidak terlalu ada komunikasi. Dengan adanya kegiatan ini, bahkan warga kita itu rela begadang untuk bersama-sama menghias lingkungannya, bahkan yang jarang keluar rumah," ucap Said.

Keterangan gambar: Hasil kreativitas masyarakat Jalan Puyuh, Kelurahan Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan dalam menghias gang. (Foto:Iqbal/Mistar)

Said pun berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyumbangkan kerja kerasnya demi kegiatan ini.

"Menang atau kalah itu biasa, yang penting kita sama-sama tertawa. Kami juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan moril maupun materiil untuk menyukseskan kegiatan ini," ujarnya.

Pengakuan warga, Iwan Hasuari (48), mengatakan bahwa menghias gang atau lingkungan adalah swadaya dari warga.

"Ya, kalau ini inisiatif dari warga saja, ini swadaya masyarakat, jadi kan ini dilombakan antarlingkungan. Jadi warga memfasilitasi sendiri, jadi 16 lingkungan di Jalan Puyuh ini membuat ornamen-ornamen seperti ini," tuturnya.

Warga Lingkungan IX itu pun mengatakan tema yang diambil lingkungannya adalah suasana zaman peperangan dahulu kala.

"Tema yang diambil tentu tentang 17 Agustusan, kalau di lingkungan kita, kita buat senatural mungkin, ada bambu-bambu seperti zaman '45 dulu, jadi kita kayak kembali ke zaman dulu," ucap Iwan.

Ia pun berharap dekorasi yang dibuat tidak hanya berkesan secara tampilan, tetapi juga bisa menjadi wadah edukasi bagi masyarakat.

"Kita kasih juga foto-foto pahlawan, itu kita mau memperkenalkan juga ke adik-adik kita, ke warga kita kalau inilah pahlawan-pahlawan kita yang telah memperjuangkan negeri ini," tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Arya Gunawan (36), mengatakan tujuan dari dibuatnya lomba hias gang tersebut agar masyarakat bisa merasakan suasana dari HUT RI di lingkungannya masing-masing.

"Ya, kalau ditanya hadiahnya, bicara nominal ya kita tidak itu tujuan utamanya. Tapi dengan adanya perlombaan hias lingkungan ini bisa meningkatkan kebersamaan, kreativitas, dan kita bisa rasakan euforianya, itu saja," katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN