Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Toba dan TNI Sinkronkan Program Pembukaan Jalan hingga Sumur Bor

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 17.23
AN
NS
pemkab_toba_dan_tni_sinkronkan_program_pembukaan_jalan_hingga_sumur_bor

Bupati Toba, Effendi Napitupulu saat berpidato dalam kegiatan Bhakti TNI AD di Desa Hutabulu Mejan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Selasa (10/6/2026). (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Toba bersama TNI Angkatan Darat (AD) menyinkronkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang mencakup pembukaan jalan, pembangunan sumur bor, rehabilitasi fasilitas umum, hingga perbaikan rumah tidak layak huni di sejumlah wilayah Kabupaten Toba.

Bupati Toba, Effendi Napitupulu, mengatakan berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan bersama jajaran Kodim 0210/Tapanuli Utara untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, terutama terkait akses jalan, ketersediaan air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya.

Menurutnya, program yang telah dijalankan antara lain pembukaan jalan di Desa Maju, Kecamatan Sogumpar dan Desa Lumban Balik, Kecamatan Habinsaran, pembangunan jalan menuju Kompi 125/Simbisa Balige, serta perkerasan jalan di Desa Tornagodang, Kecamatan Habinsaran.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, kegiatan juga mencakup pembangunan lima unit rumah tidak layak huni, rehabilitasi empat unit MCK, rehabilitasi satu rumah ibadah, serta pembangunan 30 unit sumur bor.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dan tidak sekadar menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun tanggap dan reaktif untuk menyelesaikan kesulitan yang dihadapi rakyat," ujar Effendi, saat pelaksanaan Bhakti TNI AD di Desa Hutabulu Mejan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Selasa (10/6/2026).

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, mengatakan program TNI tidak hanya berfokus pada penyediaan air bersih dan pengairan pertanian, tetapi juga pembangunan jembatan yang dibutuhkan masyarakat.

Menurut Maruli, pemerintah daerah dapat mengusulkan pembangunan jembatan sederhana melalui satuan Kodim setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Untuk pembangunan jembatan 20 meter bisa langsung ke Kodim agar langsung dilakukan pembangunan, lebih baik lagi apabila dikerjakan dengan gotong royong," katanya. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN