Keracunan MBG di SMKN 1 Merdeka, Satu Siswi Masih Dirawat di RS Haji Medan

Kepala Sekolah SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun saat mengedukasi kepada para murid. (foto:Abay/Mistar)
Karo, MISTAR.ID (22/9/2026) - Korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang melanda 47 murid SMKN 1 Merdeka, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, kini tinggal satu siswi yang dirawat inap di Rumah Sakit Haji Medan.
Kepala Sekolah SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, membenarkan hal tersebut, di mana saat ini salah satu siswinya, Sri Wulandari, masih menjalani perawatan medis di RS Haji Medan.
"Disebabkan Sri Wulandari mempunyai riwayat sakit dan harus diperiksa dokter pihak Rumah Sakit Haji Medan. Kita berharap beliau secepatnya bisa kembali ke rumah dan mengikuti proses belajar seperti teman-temannya," ungkap Mbina Bangun, Selasa (22/9/2026).
Mbina mengatakan, kedua muridnya yang juga dirawat di RS Haji dan Adam Malik sudah diperbolehkan dokter pulang Senin (21/9/2026).
Diakuinya, pada saat peristiwa keracunan MBG berlangsung Senin (14/9/2026) pukul 11.00 WIB, dirinya sangat resah. Lebih dari 200 orang tua menelepon dirinya guna menanyakan nama anaknya apakah masih ada dalam daftar korban keracunan.
"Saya sangat memahami posisi orang tua dan dengan tanggap saya informasikan agar pihak orang tua tenang dan menunggu anaknya pulang ke rumah apabila tidak menjadi korban keracunan MBG," tegasnya.
Pihaknya sedikit merasa tenang lantaran dibekali pembelajaran Satuan Tugas (Satgas) MBG yang diaktifkannya, bersama pihak guru sebagai Satgas MBG.
"Dari bekal pelatihan Satgas MBG tersebut, pihak kami cepat mengatasi persoalan keracunan MBG. Pastinya kita berharap ini pertama dan terakhir kali dialami pihak sekolah," terangnya.
Atas peristiwa tersebut, pihak sekolah sampai saat ini tidak lagi disuplai pihak SPPG untuk mendapatkan MBG. (hm27)










































