Bupati Labusel: Kualitas Pengelolaan Keuangan Jadi Indikator Keberhasilan Pembangunan

Bupati Fery Sahputra Simatupang saat memimpin rapat. (Foto: Ultra/Mistar)
Labusel, MISTAR.ID
Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menegaskan kualitas pengelolaan keuangan daerah menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin exit meeting bersama BPK RI Perwakilan Sumatera Utara di Aula Lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut menandai berakhirnya rangkaian pemeriksaan terperinci atas pengelolaan keuangan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Fery menegaskan exit meeting bukan sekadar seremoni penutup, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keuangan daerah.
Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK.
“Setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh BPK harus kita tindak lanjuti secara serius, tepat waktu, dan terukur. Ini adalah bagian dari komitmen kita dalam menjaga kepercayaan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan disiplin, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Exit meeting ini merupakan bagian dari tahapan audit yang bertujuan memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Melalui proses ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai potensi perbaikan guna meningkatkan kualitas laporan keuangan ke depan.
Usai kegiatan, Bupati Fery langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh pimpinan OPD untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Dalam rapat tersebut, ia memberikan perhatian khusus pada sektor pendapatan daerah, terutama optimalisasi pajak air dan pajak tanah sebagai sumber pendapatan strategis.
Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Perhubungan meningkatkan pengelolaan retribusi parkir secara lebih profesional, transparan, dan tertib dengan pengawasan yang ketat di lapangan.
“Optimalisasi pendapatan daerah harus menjadi perhatian serius. Kita harus mampu menggali potensi yang ada dengan sistem yang baik, transparan, dan akuntabel, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara berkelanjutan. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Asahan Masuk Kategori Kabupaten Anti Korupsi 2026



















