Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bobby Nasution Ungkap Kebutuhan Darurat Daerah Terdampak Banjir di Sumut

Mistar.idSenin, 15 Desember 2025 pukul 17.20 WIB
bobby_nasution_ungkap_kebutuhan_darurat_daerah_terdampak_banjir_di_sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengatakan kebutuhan daerah-daerah yang terdampak bencana saat ini semakin beragam, mulai dari akses, air bersih, hingga perbaikan infrastruktur.

Bobby mengatakan bahwa awalnya kebutuhan semua daerah terdampak masih sama, yakni pasokan bantuan logistik. Namun, memasuki pekan ketiga, kebutuhan tiap daerah mulai berbeda.

"Awalnya kebutuhan daerah terdampak bencana masih sangat seragam, yaitu kebutuhan logistik karena sebelumnya tidak bisa mengakses. Tapi hari ini kebutuhan daerahnya sudah berbeda-beda," ujarnya kepada wartawan, Senin (15/12/2025).

Seperti Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan yang saat ini masih membutuhkan infrastruktur darurat untuk pembukaan akses.

"Ada yang membutuhkan percepatan pembukaan akses seperti Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan," ucap Bobby.

Bobby juga menyebut beberapa daerah memerlukan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

"Ada yang memang memerlukan air bersih. Mungkin daerahnya sudah tidak terdampak lagi, tetapi akses air bersihnya tidak ada," ujarnya.

Sementara itu, Kabupaten Langkat saat ini tengah membutuhkan perbaikan tanggul sungai agar tidak meluap.

"Kemudian perbaikan-perbaikan secara cepat seperti di Langkat, karena kalau tanggulnya tidak diperbaiki, airnya terus masuk," tutur Bobby.

Namun, Bobby menegaskan pihaknya saat ini fokus pada perbaikan dan pembangunan infrastruktur sementara agar akses antar daerah bisa dilalui, khususnya untuk alat berat.

"Yang pasti pertama adalah pembukaan akses infrastruktur. Jembatan-jembatan bisa segera diperbaiki agar akses terbuka untuk alat-alat berat ke desa-desa yang masih terisolir untuk melakukan pembersihan. Tapi untuk personel dan logistik, aksesnya sudah bisa semua," katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN