Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 906 Kg Diserahkan ke Masjid di Pematangsiantar

Proses penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden RI di Pematangsiantar. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Momentum Iduladha tahun ini menjadi istimewa bagi masyarakat Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari. Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi diserahkan kepada panitia kurban Masjid Amaliyah, Jalan Gurilla, Kota Pematangsiantar, Rabu (27/5/2026).
Sapi kurban jenis Limosin dengan bobot mencapai 906 kilogram tersebut diserahkan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Pematangsiantar, Legianto Pardamean Manurung.
Menurut Legianto, sapi berukuran besar itu merupakan hasil peternakan lokal dari UD Lakerkam di Kelurahan Bahsorma, Kecamatan Siantar Sitalasari.
Ia menjelaskan pemilihan sapi kurban bantuan Presiden dilakukan dengan standar ketat, mulai dari bobot, usia, hingga kondisi kesehatan hewan.
“Sapi ini berusia 4 tahun dan telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat oleh empat dokter hewan. Hasilnya dinyatakan sehat, layak, dan memenuhi seluruh standar yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Legianto kepada Mistar.id, Rabu (27/5/2026).
Sapi kurban tersebut telah tiba di Masjid Amaliyah sejak pukul 06.00 WIB untuk dipersiapkan dalam proses penyembelihan.
Ketua Panitia Kurban Masjid Amaliyah, Muhammad Yamin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 200 kupon pembagian daging kurban untuk masyarakat penerima manfaat.
Menurut Yamin, bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Kelurahan Gurilla.
“Kami sangat senang dan bersyukur. Baru kali ini masyarakat di Kelurahan Gurilla menerima bantuan sapi kurban langsung dari Presiden RI. Ini menjadi berkah luar biasa bagi kami pada momen Iduladha tahun ini,” ungkapnya.
Acara penyerahan berlangsung lancar, aman, dan khidmat. Bantuan hewan kurban tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
























