Polisi Keluarkan Tujuh Imbauan untuk Wisatawan Danau Toba

Polisi pariwisata Polres Simalungun melakukan patroli di Dermaga Atsari Parapat. (Foto: Istimewa/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Arus wisatawan di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, khususnya jalur wisata Parapat dan sejumlah titik di Kabupaten Simalungun, meningkat pada akhir libur akhir pekan, Minggu (17/5/2026).
Untuk itu, Polres Simalungun memperkuat langkah preventif melalui tujuh imbauan kamtibmas guna memastikan keamanan masyarakat dan wisatawan.
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, melalui jajaran kepolisian menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama, terutama di tengah tingginya mobilitas kendaraan menuju kawasan wisata unggulan Danau Toba.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Minggu (17/5/2026), menjelaskan imbauan tersebut bukan sekadar rutinitas pengamanan, melainkan bagian dari pendekatan Polri dalam menciptakan suasana liburan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Momentum akhir pekan selalu identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan. Karena itu kami hadir tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan edukasi keselamatan agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa aman,” ujarnya.
Wisatawan diimbau memeriksa seluruh pintu, jendela, pagar, hingga instalasi listrik sebelum bepergian. Masyarakat juga dianjurkan menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau keluarga terpercaya guna mengantisipasi tindak pencurian saat rumah kosong.
Kepadatan jalur wisata menuju Parapat membuat disiplin berlalu lintas menjadi hal mutlak. Pengendara diminta menggunakan sabuk pengaman, memakai helm standar, mematuhi rambu jalan, serta tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol maupun kondisi mengantuk.
Kawasan wisata yang ramai dinilai rawan terhadap aksi pencopetan dan pencurian. Wisatawan diminta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan secara terbuka dan tetap meningkatkan kewaspadaan di lokasi keramaian.
Polres juga menyoroti masih adanya kendaraan wisata yang membawa penumpang maupun barang melebihi kapasitas. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama di jalur perbukitan dan tikungan kawasan Danau Toba.
Perubahan cuaca cepat di wilayah dataran tinggi sekitar Danau Toba menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Pengendara diminta memastikan kondisi rem, lampu, dan ban kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat hujan deras dan kabut mulai turun.
Kapolres menegaskan bahwa membawa senjata tajam maupun minuman keras ke lokasi wisata dapat memicu gangguan kamtibmas serta tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.
Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan tindak kriminal, kecelakaan, maupun situasi mencurigakan melalui layanan Call Center 110 atau kantor polisi terdekat yang siaga selama 24 jam.
“Keselamatan adalah bagian dari kenyamanan wisata. Mari bersama menjaga ketertiban agar liburan meninggalkan kenangan indah, bukan musibah,” tutup Verry Purba. (hm25)
























