Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pemko Pematangsiantar Kebut Penyempurnaan Fasilitas di Eks Gedung IV Pasar Horas

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 pukul 11.15 WIB
pemko_pematangsiantar_kebut_penyempurnaan_fasilitas_di_eks_gedung_iv_pasar_horas

Proses pembangunan fasilitas pendukung Eks Gedung IV Pasar Horas. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mempercepat penyempurnaan fasilitas pendukung di kawasan eks Gedung IV Pasar Horas yang kini difungsikan sebagai lokasi kios darurat pedagang.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas perdagangan berjalan lancar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, menyampaikan bahwa progres pemanfaatan bangunan baru fokus pada kesiapan infrastruktur dasar yang dinilai krusial bagi kenyamanan pedagang serta pengunjung.

"Bangunan fisiknya sudah selesai. Sekarang fokus kita memastikan fasilitas pendukung berfungsi optimal," kata Junaedi Sitanggang.

Sejumlah fasilitas yang menjadi perhatian pemerintah antara lain saluran drainase untuk mencegah genangan, ketersediaan air bersih, instalasi kelistrikan, serta toilet umum.

Selain itu, Pemko juga menyiapkan area parkir, pelataran, dan akses jalan utama di sisi kiri dan kanan kawasan pasar agar mobilitas pedagang dan pembeli tidak terganggu.

Menurut Junaedi, percepatan penyediaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi pedagang pemegang Kartu Pemilik Hak Sewa Kios (KPHSK). Dari 526 pedagang yang telah melakukan registrasi, sebagian besar sudah mulai menempati lapak dan membenahi untuk tempat lapak dagangan mereka.

Di kawasan kios darurat itu, lapak dibagi menjadi dua zona. Bagian depan diperuntukkan bagi pemilik KIB/KPHSK, sedangkan bagian belakang disiapkan untuk pedagang kaki lima. Beberapa pedagang bahkan telah mulai berjualan meski penyempurnaan fasilitas masih berlangsung.

Untuk mempercepat proses, Junaedi mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Perumda Air Minum Tirta Uli, serta PD Pasar Horas Jaya.

"Kami kejar penyelesaian fasilitas umum ini agar pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman, dan masyarakat juga merasa lebih tertib saat berbelanja," ujarnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN