Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Isra Mi’raj 1447 H, Kapolres Simalungun Ajak Personel Polri Perkuat Iman dan Pelayanan Humanis

Mistar.idJumat, 16 Januari 2026 pukul 14.45 WIB
isra_miraj_1447_h_kapolres_simalungun_ajak_personel_polri_perkuat_iman_dan_pelayanan_humanis

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang.(foto: Indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Momentum Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M dimaknai sebagai penguat nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang mengajak seluruh personel Polres Simalungun dan keluarga besar Bhayangkari menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai refleksi moral untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres pada Jumat (16/1/2026). Menurutnya, Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan keagamaan, melainkan momentum strategis untuk meneguhkan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi dalam menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta mengabdi kepada negara dan bangsa.

“Dalam momentum Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M, mari kita perkokoh nilai keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta mengabdi kepada negara dan bangsa,” ujar Kapolres Marganda.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial. Kapolres menegaskan bahwa nilai iman dan takwa harus terwujud dalam tindakan nyata, seperti pelayanan yang humanis, kejujuran dalam bekerja, serta keadilan dalam penegakan hukum.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk melakukan introspeksi diri atas amanah yang diemban selama ini. “Iman tanpa amal adalah kosong. Ketakwaan harus tercermin dalam pelayanan terbaik, kejujuran, dan keadilan. Ini saatnya evaluasi dan perbaikan,” katanya.

Selain aspek spiritual, Kapolres juga mengaitkan nilai-nilai Isra Mi’raj dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis sebagai penjaga kebhinekaan dan perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Simalungun atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kepada keluarga besar Bhayangkari atas dukungan dan doa yang terus menguatkan tugas-tugas kepolisian. Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Ny. Nanik M. Aritonang, turut mengajak keluarga besar Polri menjaga keharmonisan sebagai modal utama keberhasilan tugas.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Simalungun untuk bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menciptakan suasana damai. Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial yang berlandaskan iman dan takwa.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN