Damkar Pematangsiantar Evakuasi 93 Ular dari Permukiman Warga dalam Enam Bulan

Petugas Damkar evakuasi ular yang masuk rumah warga di Kota Pematangsiantar. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pematangsiantar mencatat telah mengevakuasi 93 ular yang masuk ke rumah warga sepanjang Januari hingga Juni 2026.
"Evakuasi yang dilakukan oleh petugas guna mencegah risiko terhadap keselamatan masyarakat. Laporan yang masuk pada Januari ada 18 laporan, Februari 13, Maret 9, April 14, Mei 19, Juni 21 laporan," ujar Herri, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, kemunculan ular di lingkungan pemukiman dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya kondisi lingkungan yang lembab, keberadaan semak belukar, saluran air, hingga ketersediaan sumber makanan seperti tikus.
Disdamkarmat mengimbau masyarakat agar melakukan pencegahan mandiri, antara lain:
1. Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah (Sanitasi)
Ular sangat menyukai tempat yang rimbun dan lembap. Pastikan rumput di halaman rumah, selokan, atau lahan kosong di sekitar rumah rutin dipangkas/dibersihkan.
Tumpukan kayu, batu, genteng, atau barang bekas di sekitar rumah sering kali dijadikan tempat bersembunyi atau bersarangnya ular. Segera rapikan atau musnahkan tumpukan yang tidak terpakai.
2. Memutus Rantai Makanan Ular
Makanan utama ular di area permukiman adalah tikus. Jaga kebersihan dapur dan kelola sampah rumah tangga dengan baik agar tidak mengundang tikus masuk ke dalam rumah.
Pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat agar tidak memancing datangnya mangsa ular.
3. Menutup Akses Masuk ke Dalam Rumah
Pasang kawat baja atau jaring pada lubang pembuangan air (got), ventilasi udara, dan celah-celah bawah pintu.
Tutup retakan pada dinding rumah atau celah di langit-langit atap yang berpotensi menjadi jalur masuk ular, terutama jenis ular pohon.
4. Penggunaan Aroma Menyengat (Wewangian)
Ular sangat sensitif dan membenci aroma yang menyengat. Maka rutin mengepel menggunakan cairan karbol, pembersih lantai beraroma menyengat, atau kapur barus (kamper) yang dihaluskan di sudut-sudut ruangan atau area yang lembap.
5. Optimalisasi Pencahayaan
Hindari sudut-sudut ruangan yang gelap gulita. Ular adalah hewan yang menyukai tempat gelap untuk bersembunyi dari predator dan mencari mangsa. Gunakan penerangan yang cukup di area gudang atau halaman rumah pada malam hari.
"Jika menemukan, jangan panik dan jangan memprovokasi. Jaga jarak aman dan jangan pula mencoba menangkap atau membunuh ular sendirian jika tidak memiliki keahlian khusus, terutama jika diindikasikan beracun/berbisa seperti kobra," ujarnya. (hm20)




















