Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

BPBD Pematangsiantar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem hingga 15 Juni 2026

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 11.39
journalist-avatar-top
HH
bpbd_pematangsiantar_imbau_warga_waspada_cuaca_ekstrem_hingga_15_juni_2026

Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 15 Juni 2026. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Masyarakat Kota Pematangsiantar diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah kota.

Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, mengingatkan warga agar terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin ditimbulkan. Hujan berintensitas tinggi berpotensi menyebabkan genangan air, banjir di sejumlah titik rawan, hingga pohon tumbang.

“Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan BMKG Wilayah I Medan periode 8–15 Juni 2026, masyarakat Kota Pematangsiantar diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Dedi Harahap, Kamis (11/6/2026).

Ia mengatakan, untuk mengurangi risiko bencana dan menjaga keselamatan, masyarakat diharapkan membersihkan saluran air, parit, dan drainase di lingkungan masing-masing agar aliran air tetap lancar saat hujan deras.

“Waspadai potensi banjir, genangan air, pohon tumbang, dan longsor di daerah rawan. Hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, papan reklame, maupun bangunan yang tidak kokoh saat hujan disertai angin kencang,” imbaunya.

Selain itu, masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat, petir, dan angin kencang guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat hujan berlangsung dalam durasi yang cukup lama,” katanya.

Pengguna jalan juga diingatkan untuk lebih berhati-hati karena hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, pengendara perlu mewaspadai kemungkinan pohon tumbang akibat embusan angin kencang.

BPBD Kota Pematangsiantar mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian darurat yang berpotensi menimbulkan bencana agar dapat ditangani dengan cepat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN