Rumania Usir Diplomat Rusia Usai Dugaan Pelanggaran Wilayah Udara oleh Drone

Ilustrasi drone. (foto: AFP/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Rumania memutuskan mengusir seorang diplomat Kedutaan Besar Rusia setelah serangkaian dugaan pelanggaran wilayah udara oleh drone yang diduga berasal dari Rusia. Langkah tersebut memicu kecaman dari Moskow yang menegaskan akan memberikan respons.
Mengutip laporan AFP, Selasa (28/7/2026), otoritas Rumania menembak jatuh tiga drone dalam tiga hari berturut-turut pada akhir pekan lalu. Insiden itu terjadi di tengah perang yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Pemerintah Rumania kemudian memanggil Duta Besar Rusia untuk Rumania, Vladimir Lipayev, guna menyampaikan keputusan resmi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Kementerian Luar Negeri Rumania menyatakan seorang anggota misi diplomatik Rusia ditetapkan sebagai persona non grata dan diwajibkan meninggalkan wilayah Rumania dalam waktu lima hari.
Selain itu, Lipayev juga diperlihatkan serpihan drone pertama yang ditembak jatuh oleh jet tempur F-16 pada Jumat (24//2026). Berdasarkan hasil investigasi awal, drone tersebut diidentifikasi sebagai model Shahed yang dikaitkan dengan Rusia.
Sementara itu, penyelidikan terhadap dua drone lain yang ditembak jatuh pada Sabtu (25/7/2026) dan Minggu (26/7/2026) masih berlangsung. Seorang pejabat militer senior NATO menyebut salah satu di antaranya diduga juga berasal dari Rusia.
Namun, Kementerian Luar Negeri Rusia membantah seluruh tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya, Moskow menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan drone-drone itu berasal dari Rusia.
Rusia juga menyebut keputusan Rumania mengusir diplomatnya sebagai tindakan yang didasarkan pada tuduhan tanpa dasar dan bagian dari propaganda politik. Selain itu, Moskow kembali mengkritik dukungan Rumania terhadap Ukraina.
"Pelanggaran terhadap diplomat Rusia ini tidak akan dibiarkan tanpa respons," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022, Rumania yang berbatasan langsung dengan Ukraina beberapa kali melaporkan pelanggaran wilayah udara oleh drone maupun jatuhnya puing-puing pesawat tanpa awak di wilayahnya.
Dalam insiden terbaru, Kementerian Pertahanan Rumania kembali melaporkan sebuah drone memasuki wilayah udaranya. Sebelumnya, pada Mei lalu, dua warga dilaporkan terluka setelah sebuah drone menghantam bangunan apartemen di Kota Galati yang berada dekat perbatasan Ukraina.





















