Monday, June 8, 2026
home_banner_first
MEDAN

Sinar UV di Sumut Masuk Kategori Bahaya Sangat Ekstrem, Ini Imbauan BMKG

Mistar.idSenin, 8 Juni 2026 19.22
EH
DI
sinar_uv_di_sumut_masuk_kategori_bahaya_sangat_ekstrem_ini_imbauan_bmkg

Sinar ultraviolet matahari. (Foto: Pixabay)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sinar ultraviolet (UV) matahari di wilayah Sumatera Utara (Sumut), termasuk Kota Medan, tergolong bahaya sangat ekstrem terutama pada hari ini, Senin (8/6/2026).

"Berdasarkan data indeks UV dari model ECMWF pada 8 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, tercatat nilai indeks UV untuk wilayah Sumut berkisar antara 7–10 yang menandakan risiko bahaya sangat ekstrem," kata Kepala Stasiun Klimatologi Sumut, Wahyudin, ketika dikonfirmasi Mistar melalui seluler.

Ia mengatakan, tingkat bahaya ekstrem bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung diperlukan semua tindakan pencegahan, karena kulit dan mata dapat rusak terkena sengatan matahari terik.

"Suhu udara tinggi dan UV ekstrem yang terjadi dapat disebabkan oleh pemanasan permukaan sebagai dampak dari mulai berkurangnya pembentukan awan dan berkurangnya curah hujan," ujar Wahyudin.

Wahyudin melanjutkan, kondisi panas yang dirasakan masyarakat akhir-akhir ini karena dipicu peralihan musim hujan ke kemarau, sebagai kombinasi dampak pemanasan permukaan dan kelembaban masih relatif tinggi pada periode peralihan musim ini.

"Selain itu, gerak semu matahari pada Juni berada di atas lintang 10°LU bertepatan dengan wilayah di Asia Tenggara, sehingga penyinaran matahari sangat terik dan memberikan background kondisi panas. Pemanasan global juga menjadi faktor suhu terus meningkat dari tahun ke tahun. Kombinasi beberapa faktor ini membuat suhu udara tinggi penyebab kondisi panas dan UV tinggi di Indonesia," tambahnya.

Wahyudin mengimbau masyarakat agar menghindari paparan matahari langsung pada pukul 12.00–16.00 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di tempat teduh saat matahari terik pada siang hari.

"Diimbau juga kepada masyarakat supaya mengenakan pakaian pelindung matahari dan kacamata hitam yang dapat menghalangi sinar UV saat berada di luar ruangan. Jaga asupan minuman dan buah-buahan agar tubuh terhidrasi dengan baik dan terhindar dari dehidrasi," ucapnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN