Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

OpenAI Siapkan Transformasi Besar ChatGPT, Akan Berubah Menjadi Super App

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 16.25
EH
openai_siapkan_transformasi_besar_chatgpt_akan_berubah_menjadi_super_app

OpenAI. (Foto: Bloomberg)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar terhadap ChatGPT dengan mengembangkannya menjadi sebuah super app yang menghadirkan beragam layanan dalam satu platform.

Versi terbaru tersebut disebut-sebut akan mulai diperkenalkan dalam beberapa pekan mendatang, baik melalui aplikasi maupun versi web.

Informasi yang diungkap Financial Times menyebutkan bahwa ChatGPT nantinya tidak hanya difungsikan sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan pengguna.

Platform ini akan semakin menonjolkan berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan, termasuk fitur pemrograman, pembuatan gambar, hingga integrasi aplikasi dari mitra seperti Canva dan Booking.com.

Perombakan tersebut mencerminkan arah baru yang ditempuh OpenAI dalam pengembangan produk AI. Perusahaan meyakini masa depan kecerdasan buatan tidak lagi berfokus pada percakapan semata, melainkan pada kemampuan agen digital yang dapat menyelesaikan berbagai tugas atas nama pengguna.

"Chat sudah mati," kata seorang karyawan senior OpenAI yang tidak disebut namanya, seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (9/6/2026).

Dalam tampilan baru ChatGPT, layanan Coding diperkirakan akan menjadi salah satu fitur yang lebih ditonjolkan. Produk pemrograman berbasis AI itu kini menjadi salah satu andalan OpenAI dalam memperluas sumber pendapatan perusahaan.

Kepala Produk dan Platform OpenAI, Thibault Sottiaux, mengatakan visi perusahaan adalah menghadirkan asisten digital yang dapat menemani pengguna di berbagai perangkat dan aktivitas sehari-hari.

"Apa yang sedang kembangkan adalah Anda akan memiliki agen pribadi yang dapat membantu Anda dalam segala hal dalam hidup, baik dalam kehidupan pribadi atau kerja," ujar Sottiaux.

Saat ini, jumlah pengguna ChatGPT disebut telah mendekati satu miliar orang di seluruh dunia. Namun sebagian besar masih menggunakan layanan gratis. Karena itu, OpenAI berupaya menjadikan ChatGPT sebagai pintu masuk bagi pengguna untuk mengenal dan berlangganan layanan premium miliknya, termasuk Codex.

Produk Codex sendiri menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis yang signifikan. Sebagian besar pengguna layanan tersebut membayar biaya berlangganan untuk mengakses fitur pemrograman berbasis AI.

OpenAI saat ini memiliki sekitar dua juta pelanggan dari sektor bisnis. Segmen tersebut menyumbang sekitar 40 persen dari total pendapatan perusahaan dan diperkirakan meningkat hingga separuh pendapatan OpenAI pada akhir tahun.

Popularitas Codex juga terus meningkat. Basis pengguna aktif mingguannya telah mencapai lima juta orang, atau naik enam kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada Februari lalu.

Pertumbuhan tersebut membuat persaingan antara OpenAI dan perusahaan AI lain semakin ketat, terutama dengan Anthropic yang memiliki produk Claude Code dan cukup populer di kalangan pengembang perangkat lunak serta pelanggan korporasi.

Transformasi ChatGPT menjadi super app dinilai sebagai salah satu langkah OpenAI untuk memperkuat posisinya di tengah kompetisi yang semakin sengit. Terlebih, OpenAI dan Anthropic belakangan sama-sama mengisyaratkan rencana untuk masuk ke pasar saham melalui penawaran umum perdana.

Sebenarnya, kabar mengenai pengembangan super app oleh OpenAI sudah beredar sejak beberapa bulan lalu. Pada Maret 2026, laporan dari Wall Street Journal dan CNBC menyebut perusahaan itu sedang menyiapkan platform terpadu yang menggabungkan ChatGPT, browser, serta Codex dalam satu ekosistem untuk desktop.

Jika rencana tersebut terealisasi, ChatGPT tidak lagi sekadar menjadi layanan percakapan berbasis AI, melainkan berkembang menjadi pusat berbagai aktivitas digital yang didukung agen kecerdasan buatan. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN