Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

UINSU Medan Tembus Tujuh Besar Kampus Paling Diminati Jalur SPAN-PTKIN

Mistar.idSenin, 9 Maret 2026 pukul 13.13 WIB
uinsu_medan_tembus_tujuh_besar_kampus_paling_diminati_jalur_spanptkin

Gedung UINSU. (Foto: UINSU/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan berhasil menembus tujuh besar perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang paling diminati calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026.

Pada tahun ini, jumlah peminat UINSU Medan mencapai 6.153 calon mahasiswa baru, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya ketika kampus tersebut berada di peringkat ke-10. Capaian itu menempatkan UINSU Medan bersaing ketat dengan sejumlah UIN lainnya di Indonesia.

Secara nasional, UIN Jakarta masih menempati posisi teratas dengan 13.645 pendaftar. Posisi berikutnya ditempati UIN Bandung dengan 12.936 peminat, disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebanyak 11.744 pendaftar.

Sementara itu, UIN Ar-Raniry mencatat 6.274 peminat, sedikit di atas UINSU Medan. Di bawahnya terdapat UIN Walisongo Semarang dengan 6.127 peminat dan UIN Sunan Ampel Surabaya dengan 5.381 pendaftar.

Rektor UINSU Medan, Prof. Nurhayati, mengingatkan seluruh pimpinan dan sivitas akademika agar terus aktif memperkenalkan kampus kepada masyarakat dengan menampilkan citra positif institusi.

Ia menilai upaya tersebut harus semakin kreatif dan memanfaatkan teknologi digital, terutama karena calon mahasiswa saat ini berasal dari generasi Z yang akrab dengan dunia digital.

“Promosi dan sosialisasi tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional, tetapi harus memanfaatkan teknologi digital dan memaksimalkan media sosial,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Nurhayati juga menekankan bahwa tantangan keberagamaan di masa depan semakin kompleks. Karena itu, menurutnya, persoalan sosial kontemporer membutuhkan jawaban keilmuan yang tidak lagi bersifat monodisiplin, melainkan lintas disiplin.

UINSU Medan, sebutnya, berkomitmen mengembangkan desain keilmuan dengan pendekatan integrasi transdisipliner melalui konsep Wahdatul Ulum agar para alumni mampu menghadapi dinamika zaman yang terus berubah.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UINSU Medan, Prof. Azhari Akmal Tarigan, menjelaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru saat ini telah melalui dua jalur utama.

Pertama, jalur SPMB yang diperuntukkan bagi program studi umum seperti Ilmu Komunikasi, Manajemen, Ilmu Perpustakaan, Kesehatan Masyarakat, Gizi, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Matematika, Biologi, Fisika, hingga Ilmu Hukum.

Kedua, jalur SPAN-PTKIN yang diperuntukkan bagi program studi keagamaan seperti Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Hadis, Aqidah dan Filsafat Islam, Pemikiran Politik Islam, Studi Agama-Agama, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Pidana Islam, hingga Hukum Tata Negara.

Setelah tahapan tersebut, lanjutnya, masih terdapat beberapa jalur lain yang akan dibuka, yakni UM-PTKIN berbasis tes, SNBT, seleksi perguruan tinggi wilayah Barat, serta jalur mandiri.

“Banyaknya jalur penerimaan menunjukkan peluang yang luas bagi calon mahasiswa untuk bergabung di UINSU Medan. UINSU dengan senang hati terbuka menerima calon mahasiswa yang ingin memilih program studi sesuai minatnya,” tutur Azhari.

Ia menambahkan, sebagai perguruan tinggi dengan predikat unggul dan lebih dari 50 persen program studi berstatus unggul, UINSU Medan bisa menjadi tujuan studi, baik bagi mereka yang ingin mendalami ilmu keislaman maupun ilmu umum secara bersamaan.

“Kabar baiknya, tidak lagi ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Keduanya sudah diintegrasikan melalui pendekatan interdisipliner dalam pengembangan keilmuan,” ucapnya lagi menjelaskan.

UINSU Medan bahkan menargetkan lahirnya ilmuwan muslim masa depan seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan Al-Khawarizmi, sosok-sosok yang dikenal menguasai berbagai bidang ilmu tanpa memisahkan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan.

Untuk diketahui, SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional berdasarkan nilai rapor dan prestasi lain seperti portofolio tanpa ujian tertulis. Satuan pendidikan yang dapat mendaftarkan siswa ke SPAN-PTKIN adalah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu'adalah Muallimin/Mu'adalah Salafiyah yang mendapatkan izin resmi penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN