Monday, August 24, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Teras Baca Agmarani dan UMSU Latih 75 Peserta Menulis Buku Bertema Literasi Keuangan

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 14.45 WIB
teras_baca_agmarani_dan_umsu_latih_75_peserta_menulis_buku_bertema_literasi_keuangan

Foto bersama usai pelaksanaan Pelatihan Menulis Buku Jenjang B3. (Foto: Teras Baca Agmarani/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (24/8/2026) – Teras Baca Agmarani bekerja sama dengan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menggelar Pelatihan Menulis Buku Jenjang B3 bagi 75 guru, dosen, pegiat literasi, dan calon guru di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Pelatihan bertema “Literasi Keuangan” ini bertujuan mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam menciptakan karya tulis yang berkualitas.

Dekan FKIP UMSU, Syamsuyurnita, mengatakan pelatihan literasi berperan penting dalam membangun kemampuan dan kecakapan mengelola keuangan secara bijak, khususnya bagi calon guru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Bahasa Indonesia UMSU.

“Kerja sama antara dosen, orang tua, maupun pegiat literasi sangat penting untuk membentuk ekosistem cerdas anak dalam pengelolaan keuangan,” katanya, Senin (24/8/2026).

Hal senada disampaikan pendiri Teras Baca Agmarani, Mahniar Sinaga. Ia mengatakan edukasi keuangan perlu ditanamkan sejak usia dini dan dapat dilakukan melalui media buku cerita.

Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu melahirkan generasi cerdas yang mampu menghadapi tantangan abad ke-21 di era Society 5.0.

Kehadiran Teras Baca Agmarani, sebutnya, juga membantu memperkuat komitmen komunitas dalam mengembangkan ekosistem literasi dengan menumbuhkan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat.

“Kita tidak hanya mengarahkan peserta untuk memahami literasi keuangan, tetapi juga memberikan wadah dan ruang untuk mengembangkan ide serta gagasannya menjadi sebuah karya buku,” tutur Mahniar.

Ketua Panitia, Aisyah Sinaga, menambahkan bahwa literasi tidak boleh berhenti pada kegiatan membaca saja. Literasi juga harus berkembang pada kemampuan memahami dan mengolah informasi, menuangkan gagasan, hingga menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap ini menjadi langkah awal lahirnya buku-buku karya para peserta yang memenuhi standar jenjang B3, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan pembaca,” ucapnya.

Aisyah menambahkan, semangat yang dibangun dalam kegiatan ini juga sejalan dengan slogan Teras Baca Agmarani, yaitu “Literasi, Inspirasi, Prestasi”. Literasi diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk berkarya dan menghasilkan prestasi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN