SPMB 2026: Ini Kuota Penerimaan Empat SMA Negeri di Kota Kisaran

SPMB 2026/2027. (Foto: Tribun)
Asahan, MISTAR.ID
Penerimaan peserta didik baru jenjang SMA Negeri di Sumatera Utara (Sumut) Tahun Ajaran 2026/2027 kembali digelar melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menjelang pelaksanaan SPMB 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Sumut resmi merilis data daya tampung dan kuota penerimaan siswa baru untuk seluruh SMA Negeri di berbagai daerah, termasuk empat SMA Negeri yang berada di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan.
Informasi mengenai daya tampung siswa menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik maupun orang tua dalam menentukan pilihan sekolah. Dengan mengetahui jumlah kursi yang tersedia pada masing-masing sekolah, para pendaftar dapat mempersiapkan strategi pemilihan sekolah secara lebih matang.
Berdasarkan data yang dihimpun Mistar pada Selasa (2/6/2026) dari laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, terdapat total 1.116 kursi yang tersedia di empat SMA Negeri yang berada di wilayah Kisaran di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumut.
Berikut ini adalah daya tampung empat SMA Negeri di Kisaran pada SPMB 2026/2027:
SMA Negeri 1 Kisaran
Dari empat sekolah yang tercatat, SMAN 1 Kisaran menjadi sekolah dengan daya tampung terbesar pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang memiliki NPSN 10204064 tersebut menyediakan total 360 kursi untuk calon siswa baru.
Kuota tersebut terbagi ke dalam beberapa jalur penerimaan, yakni: Afirmasi Keluarga Tidak Mampu: 73 siswa, Afirmasi Disabilitas Ringan: 18 siswa , Afirmasi Terdampak Bencana Alam: 18 siswa, Mutasi Anak Guru: 7 siswa, Mutasi Perpindahan Tugas Orang Tua: 10 siswa, Domisili: 108 siswa, Prestasi Akademik: 108 siswa dan Prestasi Non-Akademik: 18 siswa.
Besarnya daya tampung membuat SMAN 1 Kisaran diperkirakan kembali menjadi salah satu sekolah favorit yang diburu para calon peserta didik tahun ini.
SMAN 2 Kisaran
Di posisi kedua terdapat SMAN 2 Kisaran dengan total daya tampung sebanyak 288 siswa.
Kuota penerimaan dibagi melalui beberapa jalur yang terdiri dari Afirmasi Keluarga Tidak Mampu: 61 siswa, Afirmasi Disabilitas Ringan: 14 siswa , Afirmasi Terdampak Bencana Alam: 14 siswa, Mutasi Anak Guru: 5 siswa, Mutasi Perpindahan Tugas: 8 siswa, Domisili: 86 siswa, Prestasi Akademik: 86 siswa dan Prestasi Non-Akademik: 14 siswa
SMAN 3 Kisaran
Adapun SMAN 3 Kisaran menjadi sekolah dengan daya tampung terkecil di antara empat SMA Negeri yang ada di Kisaran, yakni sebanyak 216 siswa.
Pembagian kuota penerimaannya meliputi Afirmasi Keluarga Tidak Mampu: 47 siswa, Disabilitas Ringan: 10 siswa, Terdampak Bencana Alam: 10 siswa, Anak Guru: 4 siswa, Perpindahan Tugas: 6 siswa, Domisili: 64 siswa, Prestasi Akademik: 65 siswa , Prestasi Non-Akademik: 10 siswa.
SMAN 4 Kisaran
Sementara itu, SMAN 4 Kisaran memperoleh alokasi daya tampung sebanyak 252 siswa untuk tahun ajaran baru.
Kuota tersebut terdiri dari Afirmasi Keluarga Tidak Mampu: 53 siswa, Disabilitas Ringan: 12 siswa, Terdampak Bencana Alam: 12 siswa, Anak Guru: 5 siswa, Perpindahan Tugas Orang Tua: 7 siswa, Domisili: 75 siswa, Prestasi Akademik: 76 siswa dan Prestasi Non-Akademik: 12 siswa
Jika melihat komposisi kuota pada keempat SMA Negeri tersebut, jalur Domisili dan Prestasi Akademik menjadi jalur dengan alokasi kursi terbesar. Kebijakan ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada siswa berprestasi sekaligus memastikan pemerataan akses pendidikan bagi peserta didik yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.
Selain itu, pemerintah juga tetap memberikan ruang bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui jalur afirmasi, serta mengakomodasi peserta didik dari keluarga yang mengalami perpindahan tugas orang tua maupun anak guru.
Dengan telah diumumkannya data daya tampung ini, calon peserta didik diharapkan dapat mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi dan memahami mekanisme pendaftaran SPMB 2026/2027 agar proses seleksi berjalan lancar. (hm20)






















