Sunday, September 27, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

SMA Unggulan Berasrama Bakal Hadir di Samosir, Prioritaskan Putra-Putri Daerah

Mistar.idMinggu, 27 September 2026 pukul 14.33 WIB
sma_unggulan_berasrama_bakal_hadir_di_samosir_prioritaskan_putraputri_daerah

Bupati Samosir Vandiko Gultom bersama Pastor Fridolinus Simanjorang saat audiensi terkait rencana pembangunan SMA Unggulan Berasrama Katolik Santo Mikhael Pangururan. (Foto/Istimewa/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID - Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan berasrama Katolik Santo Mikhael Pangururan akan berdiri di Kabupaten Samosir. Sekolah tersebut dirancang sebagai program pendidikan dengan sistem dan fasilitas tersendiri.

Rencana pendirian SMA unggulan tersebut diinisiasi Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar dengan memprioritaskan putra-putri Samosir. Rencana ini mendapat dukungan dari Bupati Samosir, Vandiko Gultom.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Samosir Vandiko Gultom saat menerima audiensi Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, bersama rombongan di Rumah Dinas Bupati Samosir, Sabtu (26/9/2026).

"Puji Tuhan, ada SMA unggulan yang akan hadir di Samosir. Ternyata doa dan cita-cita kita disambut baik Tuhan dengan kedatangan Pastor yang akan mendirikan sekolah SMA unggulan," ucapnya.

Vandiko menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terbuka terhadap berbagai investasi dan inisiatif yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta sumber daya manusia di Kabupaten Samosir.

Menurutnya, kehadiran sekolah unggulan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Samosir.

"Pemkab Samosir siap mendukung proses pendirian sekolah ini sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku," katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, menjelaskan bahwa rencana pendirian sekolah unggulan tersebut tidak akan menghapus keberadaan SMA Santo Mikhael Pangururan yang selama ini berjalan sebagai sekolah reguler.

Dikatakannya, SMA reguler dan SMA Plus Berasrama akan dikembangkan sebagai dua program pendidikan dengan sistem dan fasilitas tersendiri.

"SMA Santo Mikhael tetap menjadi reguler, dan kita membuat sekolah unggulan khusus yang kita pisahkan. Intinya kami ingin hadir untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir menciptakan sumber daya manusia yang unggul," jelasnya.

Pastor Fridolinus mengatakan yayasan menargetkan lulusan yang cerdas, beriman, rendah hati, berintegritas, mandiri, serta memiliki semangat untuk melayani.

Diungkapkannya, SMA Plus tersebut ditargetkan berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan menjadi boarding school Katolik berstandar nasional.

"Sekolah ini nantinya akan memberikan prioritas bagi putra-putri Samosir dengan komposisi tertentu, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat daerah," ujarnya. (Josner)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN