Warga Toba Pertanyakan Pemerataan Beasiswa SMA Unggulan

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Warga Kabupaten Toba mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba terkait pemberian beasiswa yang dinilai belum merata bagi pelajar berprestasi.
Masyarakat menilai, beasiswa saat ini hanya diberikan kepada siswa yang masuk dua SMA unggulan di daerah tersebut, yakni SMA Unggul Yayasan Tunas Bangsa Balige dan SMA Unggul Del Laguboti. Sementara itu, pelajar yang diterima di SMA unggulan di luar daerah tidak mendapatkan perlakuan serupa.
Salah seorang warga Porsea, Frankin, mengatakan para siswa yang melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan di luar Kabupaten Toba juga merupakan lulusan terbaik dari tingkat SMP dan berpotensi mengharumkan nama daerah.
“Mereka juga pelajar terbaik yang lulus dari SMP dan akan mengukir prestasi untuk Kabupaten Toba, sehingga seharusnya mendapat perlakuan yang sama dalam memperoleh beasiswa,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, mengatakan kebijakan pemberian beasiswa saat ini masih mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) yang berlaku.
Ia menjelaskan, dalam aturan tersebut, pemberian beasiswa memang dibatasi hanya untuk dua SMA unggulan dan Yayasan Tunas Bangsa.
“Jika ini menjadi pembicaraan di publik, tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan kaji ulang untuk perubahan,” kata Rikardo.
Ia menambahkan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Bupati dan Wakil Bupati Toba untuk ditindaklanjuti. Namun, realisasi perubahan kebijakan membutuhkan proses kajian dan tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat. (hm25)
























