Monday, July 13, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Hari Pertama MPLS di SMAN 2 Medan, Lebih dari 90 Persen Orang Tua Antar Anak ke Sekolah

Mistar.idSenin, 13 Juli 2026 pukul 16.21 WIB
hari_pertama_mpls_di_sman_2_medan_lebih_dari_90_persen_orang_tua_antar_anak_ke_sekolah

Orang tua siswa menyerahkan anak-anak kepada pihak sekolah secara simbolis yang ditandai dengan pemakaian jas sekolah. (Foto: Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Medan diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah.

Kepala SMAN 2 Medan, Marsito, mengatakan lebih dari 90 persen orang tua hadir langsung untuk mengantar sekaligus mendampingi anak-anak mereka pada hari pertama sekolah. Menurutnya, hal itu sejalan dengan gerakan yang didorong pemerintah agar orang tua mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Marsito mengungkapkan, tradisi melibatkan orang tua dalam penyambutan peserta didik baru telah dilakukan selama tiga tahun terakhir sejak dirinya memimpin SMAN 2 Medan.

Pihak sekolah, katanya, selalu mengundang orang tua untuk mengikuti upacara sekaligus menyerahkan anak-anak mereka secara simbolis kepada sekolah.

"Tahun pertama saya di SMAN 2 Medan, saya mengundang orang tua bahkan ikut upacara. Orang tua menyerahkan anaknya secara simbolis dan kami menerima amanah itu untuk tiga tahun ke depan akan kami kembalikan lagi. Itu jadi tradisi di sini, sudah sejak tiga tahun saya di sini kita lakukan," katanya kepada Mistar, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, tradisi tersebut bertujuan membangun komunikasi dan kedekatan emosional antara orang tua, siswa, dan pihak sekolah.

"Supaya mereka tidak canggung ke sekolah, supaya mereka juga punya ikatan. Sama-sama mendampingi anak-anak di sini, karena tidak mungkin kita bisa berhasil tanpa dukungan dari orang tua. Makanya, peran mereka sangat penting," tuturnya.

Kebijakan pemerintah mengenai gerakan orang tua mengantar anak ke sekolah juga mendapat respons positif dari para wali murid. Salah satunya disampaikan Faisal Reza, 46 tahun, yang datang mengantarkan bekal makanan untuk putri sulungnya yang baru memasuki jenjang SMA.

Warga Jalan Brigjen Katamso itu mengaku sangat mendukung pelibatan orang tua dalam momen hari pertama sekolah.

"Sangat mendukung, karena selain memotivasi juga efektif untuk menjalin hubungan dan kedekatan dengan anak kita. Saya juga sangat senang melihat anak saya yang dulunya masih kecil sekarang sudah masuk SMA," katanya.

Faisal berharap sinergi antara orang tua dan sekolah dapat melahirkan generasi yang berprestasi dan memberikan kontribusi bagi bangsa.

"Kami sebagai orang tua juga saling bekerja sama demi masa depan anak. Tadi yang mengantar ke sekolah adalah mamanya, sekarang saya mengantar bekalnya. Sangat terharu melihat mereka mengikuti kegiatan hari pertama sekolah ini. Tetap semangat dan sukses ke depannya," ujarnya.

Euforia hari pertama sekolah juga dirasakan salah seorang siswa baru, Theresia Pandiangan, 15 tahun.

Warga Medan Johor yang diterima di SMAN 2 Medan melalui jalur prestasi itu mengaku senang diantar langsung oleh ayahnya.

"Sejak kecil memang papa yang selalu mengantar ke sekolah. Senang rasanya bisa diantar sama papa," katanya sambil tersenyum.

Theresia berharap dapat meraih banyak prestasi selama menempuh pendidikan di SMAN 2 Medan.

"Saya berharap bisa menjadi anak yang berprestasi di sekolah ini, mencapai cita-cita dan sukses seperti yang diimpikan papa, mama, dan kakek saya. Saya juga ingin aktif berorganisasi serta mengikuti kegiatan duta maupun olimpiade," ucap alumni SMPS Harapan Mandiri Medan itu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN