Monday, July 13, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

UINSU Medan Borong 8 Emas dan 2 Perak di Seiba International Festival 2026

Mistar.idSenin, 13 Juli 2026 pukul 17.54 WIB
uinsu_medan_borong_8_emas_dan_2_perak_di_seiba_international_festival_2026

Mahasiswa UINSU Medan menampilkan aksi pada Seiba International Festival 2026. (Foto: Humas UINSU/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Kontingen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Seiba International Festival 2026 yang digelar di UIN Imam Bonjol Padang.

Kampus asal Sumatera Utara itu meraih berbagai penghargaan, mulai dari medali emas, perak, hingga Platinum Award sebagai penghargaan tertinggi, pada 10 cabang perlombaan yang diikuti ratusan delegasi dari berbagai negara, seperti Singapura, Kamboja, Malaysia, dan Jepang.

Rektor UINSU Medan, Prof. Nurhayati, mengatakan capaian tersebut menunjukkan mahasiswa UINSU memiliki kualitas dan daya saing tinggi di tingkat internasional.

"Kami berharap pencapaian ini dapat memicu semangat seluruh mahasiswa UINSU untuk terus berinovasi dan mengukir prestasi pada masa mendatang," ujarnya, Senin (13/7/2026).

Ia juga mengapresiasi Yunni Salma yang mendampingi dan memimpin para mahasiswa sejak masa persiapan hingga berakhirnya kompetisi di Padang.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UINSU Medan, Prof. Katimin, yang turut mendampingi kontingen selama mengikuti perlombaan.

Menurutnya, pembinaan bakat dan minat mahasiswa di UINSU telah berjalan pada jalur yang tepat untuk melahirkan generasi unggul dan berdaya saing global.

"Kami bangga atas keberhasilan mahasiswa kami di seluruh cabang lomba. Semoga pembinaan bakat dan minat di kampus terus melahirkan generasi yang unggul dan tangguh," tuturnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kontingen UINSU Medan berhasil memboyong total delapan medali emas dan dua medali perak. Dua cabang bergengsi, yakni Monolog dan Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ), bahkan meraih hasil sempurna dengan membawa pulang Medali Emas sekaligus Platinum Award.

Tim Monolog yang beranggotakan Ahmad Gunawan Munthe, Satrio Prio Widodo, Muchlis Kurniawan, dan Rizki Pernando Berutu, bersama tim MSQ UINSU Medan, dinilai sebagai penampil terbaik sehingga didaulat tampil di panggung utama pada penutupan festival internasional tersebut.

Enam medali emas lainnya diraih melalui karya sinematik Nur Hafiz dan Siti Azizah pada cabang Film Pendek, penampilan Muhammad Khadafi di cabang Pop Solo, Aslam Dwi Putra pada cabang Pencak Silat Seni Tunggal Putra, Gita Nabila Azzahra pada cabang Pencak Silat Seni Tunggal Putri, Iyaki Azumi Hutasuhut di cabang Kaligrafi, serta Hany Arifya pada cabang Seminar Kebudayaan.

Sementara itu, dua medali perak disumbangkan Muhammad Al Qori Suherla pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Sinta Puspita Sari pada cabang Baca Puisi.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Hajah Martin Kustati, mengatakan tema "Sustainability from Nusantara for Global Harmony" menjadi pengingat bagi seluruh perguruan tinggi Islam untuk berkontribusi dalam penyelesaian krisis iklim, krisis energi, serta mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak di lingkungan kampus.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN